Sebagai informasi, kasus yang menjerat Habib Rizieq ini bermula dari acara pernikahan putrinya sekaligus peringatan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat pada 14 November 2020 lalu.
- Bertilia Puteri
- Senin, 14 Desember 2020 - 20:50 WIB
WowKeren - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya sejak Minggu (13/12). Habib Rizieq yang telah ditetapkan sebagai tersangka kerumunan Petamburan tersebut akan ditahan selama 20 hari di rutan tersebut.
Habib Rizieq lantas menulis surat dari balik jeruji besi untuk mengabarkan kondisinya ke keluarga. Salah satu pengacara Habib Rizieq, Aziz Yanuar, membenarkan surat yang ditulis tangan oleh kliennya tersebut.
Dalam surat tertanggal 14 Desember 2020 tersebut, Habib Rizieq menuliskan bahwa kondisinya baik-baik saja. "Tenang & senang, tdk ada sedikitpun perasaan duka & sedih, atau khawatir & takut, semua petugas tahanan baik," tulis Habib Rizieq dalam surat tersebut, dilansir CNN Indonesia.
Lebih lanjut, Habib Rizieq mengungkapkan bahwa dirinya akan menjalani puasa setiap hari. Oleh sebab itu, Habib Rizieq berpesan kepada keluarganya untuk mengirimkan makanan satu kali saja dalam sehari.
"Kirim makanan ke Aba cukup sekali saja menjelang buka puasa. Sdg utk sahur, cukup kurma & cemilan saja," lanjut Habib Rizieq. "Boleh juga kirim teh/susu di termos kecil untuk buka."
Terakhir, Habib Rizieq menitipkan salam bagi para ulama dan pengikutnya untuk tetap bersabar. Ia juga mengingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus corona (COVID-19).
"Salam Aba buat semua Hababib & Ulama serta Ummat agar sabar & tetap semangat REVOLUSI AKHLAQ," tutur Habib Rizieq. "Jgn lupa selalu jaga PROKES. Semoga Wabah Corona segera berlalu."
Sebagai informasi, kasus yang menjerat Habib Rizieq ini bermula dari acara pernikahan putrinya sekaligus peringatan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat pada 14 November 2020 lalu. Habib Rizieq dijerat Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP karena mengundang massa ke acara tersebut dan menimbulkan kerumunan di tengah pandemi corona.
(wk/Bert)