Mantan PM Malaysia Sebut Negaranya Kalah Dari RI: Tesla Hingga Amazon Ke Indonesia
Nasional

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak baru saja mengeluarkan pernyataan yang menggegerkan. Ia menyebut negaranya kalah dari Indonesia dan memaparkan sejumlah bukti ini.

WowKeren - Pernyataan mengejutkan baru saja diungkapkan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. Ia menyebut jika Malaysia mulai kalah dari Indonesia dalam sejumlah hal.

Najib menyoroti tajam kemunduran Malaysia dalam hal investasi asing yang sudah tersalip Indonesia. Ia mengaku kesal karena negaranya kalah dari Indonesia yang terus gencar dalam memburu investasi asing. Sontak, pengakuannya itu langsung menyita perhatian publik.

Sindiran Najib pada pemerintahan negaranya ini ditumpahkan dalam akun Facebook miliknya. Ia mencontohkan keberhasilan Indonesia dalam menggaet perusahaan-perusahaan asing seperti Tesla, Amazon, hingga Google.

"Tesla akan pergi ke Indonesia. Amazon akan pergi ke Indonesia. Google akan pergi ke Indonesia," kritik Najib dalam postingannya seperti dilansir dari Kumparan, Kamis (17/12). "Apa yang terjadi?"


Sebagai informasi, Google dan Temasek memang telah melakukan investasi ke Tokopedia. Sedangkan Tesla telah mengeluarkan utusannya ke Indonesia untuk melakukan investasi nikel. Bahkan, Presiden Joko Widodo sempat menawari pencipta Tesla, Elon Musk untuk meluncurkan roket SpaceX dari Indonesia.

Investasi mentereng yang masuk ke Indonesia itu membuat Najib khawatir negaranya sudah tidak menjadi tujuan investasi dunia. Padahal, terpidana 12 tahun penjara dalam kasus skandal korupsi 1MDB (Malaysia Development Berhad) ini menyebut negaranya pernah punya potensi pertumbuhan tinggi di Asia.

Tak hanya itu, Najib juga menyebut Malaysia telah memiliki banyak lembaga investasi, yang seharusnya bisa mengakomodasi kebutuhan para investor global. Diantaranya adalah MITI, MIDA, InvestKL, MDEC. Ia mengenang saat memimpin Malaysia, negaranya rajin memimpin misi perdagangan dan investasi, menemui para pemimpin dan pebisnis global.

Najib pun mengaku kecewa dengan pemerintahan Malaysia saat ini yang sangat jarang terdengar ada investasi baru. Bahkan, ia menyebut belum mendengar upaya untuk membawa investasi di Malaysia sejak tahun 2018 silam.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait