Temukan 3 Kasus Positif Corona, Satgas Bogor Sebut Tak Ada Klaster Dari Acara HRS di Megamendung
Nasional

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin telah menyatakan bahwa hingga kini masih belum ada penumbahan kasus positif COVID-19 yang cukup signifikan di Kecamatan Megamendung.

WowKeren - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor menyatakan bahwa belum ada klaster virus corona dari acara pengajian yang dihadiri Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) di Megamendung beberapa waktu lalu. Namun demikian, Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor menemukan tiga orang warga Kecamatan Megamendung yang dinyatakan terpapar virus corona dari hasil penelusuran kontak alias tracing.

"Kalau klaster tidak ada ya, kemarin hasilnya hanya satu orang yang positif COVID-19," jelas Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan, dilansir CNN Indonesia, Jumat (18/12). "Dan setelah di-tracing keluarganya ada dua orang. Jadi, total tiga orang ya (positif). Setelah itu, tidak ada lagi."

Menurut Irwan, penelusuran kontak erat terkait acara Habib Rizieq tersebut hanya dilakukan di Kecamatan Megamendung. Irwan menjelaskan bahwa banyak peserta kegiatan tersebut yang merupakan warga luar Kabupaten Bogor.


"Semuanya sejauh ini sudah di-rapid, namun yang ikut pengajian banyak masyarakat dari luar," ungkap Irwan. "Dan yang kita rapid masyarakat setempat yang ada kontak erat."

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Mike Kaltarina menjelaskan bahwa pihaknya melakukan aktivitas pengawasan alias surveillance terhadap tiga titik pemeriksaan di Kecamatan Megamendung. Pihaknya juga disebut telah melakukan tes risiko paparan corona kepada ratusan warga Megamendung. "Testing dilakukan di tiga titik, yaitu Desa Sukagalih, Cansebu, Pasar Sukamanah yakni sebanyak 835 orang," jelas Mike.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin telah menyatakan bahwa hingga kini masih belum ada penumbahan kasus positif COVID-19 yang cukup signifikan di Kecamatan Megamendung. "Kasus COVID-19 setelah aksi Megamendung turun naik biasa saja. Tidak ada korelasinya dengan ini," papar Ade pada Selasa (15/12) lalu.

Namun demikian, Ade menegaskan bahwa kegiatan yang dihadiri Habib Rizieq di Megamendung tersebut tidak berizin. Ade juga mengungkapkan bahwa panitia penyelenggara tidak memberitahui perihal acara tersebut ke pemerintah setempat.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait