Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan bahwa vaksin virus corona (COVID-19) akan diberikan kepada setidaknya 70 persen dari populasi total Indonesia, atau sebanyak 182 juta warga.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 18 Desember 2020 - 16:47 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa vaksin virus corona (COVID-19) gratis tidak harus disertai dengan bukti kepesertaan aktif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dengan kata lain, masyarakat Indonesia yang tidak menjadi anggota BPJS Kesehatan tetap akan mendapat vaksin COVID-19 gratis.
"Tidak ada kaitannya dengan anggota BPJS Kesehatan," tegas Jokowi dalam siaran langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (18/12) hari ini. "Karena ada isu yang divaksin hanya yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, endak. Seluruh warga bisa mengikuti vaksinasi."
Jokowi pun menekankan bahwa seluruh warga Indonesia berhak mendapat vaksin corona gratis. Menurut Jokowi, warga nantinya akan dihubungi oleh pihak kelurahan dan Puskesmas.
"Mungkin nanti akan ada pemberitahuan dari Puskesmas atau dari kelurahan mulai kapan kita harus vaksinasi," ungkap mantan Gubernur DKI jakarta tersebut. "Karena vaksinnya sudah ada di negara kita, tinggal mulainya kapan."
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengungkapkan bahwa vaksin corona akan diberikan kepada setidaknya 70 persen dari populasi total Indonesia. "Kira-kira 70 persen rakyat akan kita vaksin, jumlahnya 182 juta (jiwa). Bisa dibayangkan, 182 juta disuntik satu-satu," tutur Jokowi.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan juga telah menegaskan bahwa program vaksin corona gratis tidak terkait dengan keanggotaan BPJS Kesehatan. Namun, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan dua syarat penerima vaksin, yakni berada dalam kondisi sehat dan masuk kelompok usia yang telah ditentukan.
"Sesuai syarat itu adalah syarat siapa saja yang mendapatkan vaksin. Tentu saja harus sehat, tidak mungkin orang sakit divaksin," papar Siti. "Usia, sudah ditentukan tentukan 18-59 tahun, itu yang disampaikan sebagai syarat."
Sebelumnya, Jokowi mengumumkan vaksinasi corona untuk seluruh masyarakat akan diberikan secara gratis pada Rabu (16/12). Kebijakan ini diputuskan setelah rencana Kemenkes akan memberikan vaksin virus corona melalui dua skema mendapatkan banyak protes. Kemenkes pada awalnya berencana memberikan 32 juta vaksinasi lewat skema subsidi pemerintah dan 75 juta diberikan lewat skema mandiri alias bayar sendiri.
(wk/Bert)