Kemenkes Sudah Persiapkan 23 Ribu Nakes Terlatih Jelang Vaksinasi COVID-19
Nasional

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyiapkan puluhan ribu tenaga kesehatan yang telah dilatih untuk memberikan vaksinasi virus corona (COVID-19) kepada masyarakat.

WowKeren - Pemerintah menyebutkan jika program vaksinasi virus corona (COVID-19) akan mulai dilakukan pada awal tahun 2021. Kemenkes telah menyiapkan puluhan ribu tenaga vaksinator yang dilatih untuk memberikan vaksinasi kepada masyarakat.

Juru bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, mengungkapkan pihaknya telah melatih 23.145 tenaga kesehatan puskesmas di sejumlah provinsi di Indonesia. "Kami sudah melatih 23 ribu tenaga kesehatan puskesmas dan terus ditingkatkan," ujarnya dalam acara pelantikan Koordinator Kawan Vaksin se-Indonesia yang digelar secara daring, Sabtu (19/12).

Lebih lanjut, Siti menjelaskan jika target awal rasio pelayanan vaksinasi 1:20, atau satu vaksinator melayani 20 masyarakat penerima vaksin. Namun, dengan semakin ditambahnya nakes yang dilatih, diharapkan ke depannya rasio bisa ditambah menjadi 1:40.


"Memperluas jejaring dan menambah sesi pelayanan, sehingga pemberian vaksinasi bisa bertambah jadi 1:40 orang," jelasnya. "Sehingga mempercepat proses penyelesaian vaksinasi."

Pelatihan tenaga vaksinator ini sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Seluruh materi juga sudah dibuatkan kurikulum virtual karena pelatihan akan berlangsung di 34 provinsi, yang tentunya memiliki tantangan geografis yang berbeda-beda. Para vaksinator ini nantinya akan disiapkan alat pelindung diri (APD) dan keperluan lainnya jelang pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang akan dilakukan secara bertahap.

Seperti yang telah diketahui, pemerintah telah mendatangkan sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac asal Tiongkok ke Tanah Air. Kemudian, datang lagi secara bertahap 1,8 juta dosis lainnya dalam beberapa waktu ke depan.

Vaksin ini akan diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Hal ini telah disampaikan sendiri oleh Presiden Joko Widodo. Kebijakan ini diputuskan setelah rencana Kemenkes akan memberikan vaksin virus corona melalui dua skema menuai protes dari masyarakat.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait