Dari Sarjana Fisika Nuklir Jadi Menkes, Ini Sepak Terjang Budi Gunadi Yang Mengejutkan
Nasional
Reshuffle Menteri Jokowi

Budi Gunadi resmi dipilih menjadi Menkes gantikan Terawan. Namun, pemilihan Budi di kuris Menkes ini sangat mengejutkan mengingat latar belakangnya yang jauh dari bidang kesehatan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo telah resmi merombak Kabinet Indonesia Maju pada Selasa (22/12). Dalam reshuffle ini, Budi Gunadi ditunjuk untuk menggantikan Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan (Menkes).

Pemilihan Budi Gunadi di kursi Menkes ini cukup mengejutkan. Bagaimana tidak, ia dinilai memiliki latar belakang yang sangat “menyimpang” karena jauh dari bidang kesehatan. Puluhan tahun berkarier, Budi ternyata fokus berkarier di bidang ekonomi.

Dilansir CNNIndonesia, Budi merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengambil jurusan Fisika Nuklir. Ia diketahui merupakan angkatan 1983 ITB.

Setelah lulus, Budi memulai kariernya dengan bekerja di perusahaan teknologi dan informasi IBM pada 1988 hingga 1994. Ia kemudian pindah bekerja ke Bank Bali pada 1994. Disini, ia berkarier selama lima tahun dengan jabatan sebagai Chief General Manager.

Sepak terjangnya di Bank Bali ini langsung membuat perjalanan kariernya semakin melesat di dunia perbankan. Pria kelahiran 1964 ini lantas bekerja di ABN Amro Bank pada 1999-2004 dan Bank Danamon Indonesia pada 2004-2006.



Mulai 2006, Budi memutuskan untuk melebarkan kariernya di perusahaan pelat merah. Ia mengawalinya dengan bekerja di PT Bank Mandiri Tbk sebagai Direktur Micro & Retail Banking selama 6 tahun.

Kinerjanya yang baik membuat Budi mendapatkan promosi dan diangkat menjadi Direktur Utama Bank Mandiri pada 2013-2016. Selanjutnya, ia juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN pada kurun 2016-2017.

Budi kembali memimpin BUMN dengan bergabung bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum dan menjabar sebagai Komisiaris Utama. Beberapa bulan menjadi Komut, ia diangkat sebagai Direktur Utama PT Inalum (Persero) pada September 2017 hingga 2019.

Pencapaian terbesar Budi yang mendapatkan banyak sorotan di Inalum adalah saat ia mengakuisisi PT Freeport Indonesia. Dalam proses akuisisi ini, Inalum berhasil menguasai 51,23 persen saham Freeport setelah membayar US$3,85 miliar.

Sepak terjang itu membuat Presiden Jokowi akhirnya mempercayakan jabatan Wakil Menteri BUMN kepada Budi. Ia mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir dengan bekerja membangun perusahaan-perusahaan pelat merah di Tanah Air.

Kini, Jokowi resmi menunjuk Budi untuk menjadi Menkes. Ia diharapkan dapat menangani pandemi virus corona yang telah merebak di Indonesia sejak Maret lalu. Terntunya, patut disimak bagaimana kinerja Budi yang tidak pernah bersinggungan dengan kesehatan dalam memimpin Kementerian Kesehatan.

(wk/lian)


You can share this post!


Related Posts