Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang melaporkan adanya wisatawan Candi Borobudur yang reaktif corona saat berkunjung. Berpotensi menjadi klaster COVID-19 baru?
- Ruth Meliana
- Sabtu, 26 Desember 2020 - 20:52 WIB
WowKeren - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang telah melaporkan adanya dua wisatawan Candi Borobudur, Jawa Tengah yang mendapatkan hasil reaktif virus corona. Hal ini diketahui setelah mereka menjalani rapid test antigen.
Dua pengunjung Borobudur itu merupakan warga Bogor dan Bekasi. Kini keduanya langsung diminta menjalani isolasi mandiri demi mencegah penyebaran virus corona semakin meluas.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Magelang, Oktora Kunto Edi menjelaskan hasil itu diketahui usai pihaknya menggelar inspeksi mendadak (sidak) rapid test. Setidaknya ada 115 wisatawan yang menjalani tes cepat pada Sabtu (26/12) ini.
”Kami memang sidak untuk mengetahui kesiapan dari para wisatawan dalam melengkapi perjalanannya di kawasan Bororobudur,” kata Kunto seperti dilansir dari CNNIndonesia, Sabtu (26/12). “Kegiatan ini dilakukan dua hari, pada 25 Desember 2020 dan nanti pada 31 Desember 2020.”
Setelah dinyatakan reaktif, keduanya diminta petugas setempat untuk tidak masuk ke kawasan wisata Borobudur. Mereka kemudian diminta untuk menjalani isolasi mandiri dan mendapatkan pengawasan dari petugas puskesmas setempat.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Magelang Retno Indriastuti menjelaskan kegiatan rapid test ini bukan pelayanan dan sidak. Sasaran sidak ini untuk melakukan pemeriksaan pada 100 wisatawan dalam satu hari. Mereka yang diprioritaskan untuk melakukan rapid test adalah wisatawan dari dari zona merah COVID-19 dan luar Jateng.
Pemeriksaan ini juga dilakukan secara gratis. “Rapid test antigen ini gratis dan mereka pulang kami berikan surat keterangan resmi (dengan keterangan) yang bersangkutan positif atau negatif,” jelas Retno.
Nantinya jika wisatawan mendapatkan hasil non reaktif, maka mereka dipersilahkan melanjutkan wisata di Borobudur. Namun jika hasil reaktif, maka mereka langsung diminta melakukan isolasi mandiri dan tes swab PCR.
(wk/lian)