Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, aturan tersebut akan menutup sejumlah titik di Ibu Kota, baik untuk kendaraan maupun warga.
- Bertilia Puteri
- Senin, 28 Desember 2020 - 16:50 WIB
WowKeren - Polda Metro Jaya akan menerapkan crowd free night di malam tahun baru mendatang sebagai upaya pencegahan kerumunan di masa pandemi corona. Aturan apakah itu?
Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, aturan tersebut akan menutup sejumlah titik di Ibu Kota, baik untuk kendaraan maupun warga. Jalan Sudirman-Thamrin akan ditutup total di malam pergantian tahun mendatang.
"Nanti pada malam tahun baru akan kami konsepkan lebih detail lagi. Akan ada car free night, bahkan crowd free night. Artinya di jalan Sudirman-Thamrin tidak boleh dilewati kendaraan dan tidak boleh dilewati manusia," ungkap Sambodo di Mapolda Metro Jaya pada Senin (28/12). "Jadi tidak hanya kendaraan tapi juga orang yang bersepeda, berjalan dan sebagainya tidak boleh."
Selain Jalan Thamrin-Sudirman, akan ada sejumlah titik jalan lain yang menerapkan crowd free night. Nantinya, daftar ruas jalanan Ibu Kota yang menerapkan aturan ini akan ditentukan dalam rapat koordinasi lintas sektoral.
Rencananya, crowd free night ini akan diterapkan mulai 31 Desember 2020 pukul 21.00 WIB. Namun batas akhir crowd free night hingga kini masih dibahas dan belum ditentukan.
"Rencana dimulai dari pukul 21.00 WIB sampai pagi," tutur Sambodo. "Sampai paginya itu apakah pukul 03.00 WIB, pukul 04.00 WIB, atau pukul 06.00 WIB di tanggal 1 (Januari). Itu masih kita bicarakan detailnya."
Detail mengenai aturan ini juga dibahas Polda Metro Jaya bersama pihak pengusaha. "Tentu kita bicarakan dengan instansi terkait termasuk juga dengan PHRI (Persatuan Hotel Restoran Indonesia), pengusaha hotel yang ada di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin. Termasuk juga rencana nanti di jalan Benyamin Sueb (ditutup) juga karena selama ini suka dipakai kerumunan," terangnya.
Selain menerapkan aturan crowd free night, Polda Metro Jaya juga disebut akan melakukan penyekatan di daerah perbatasan menuju Jakarta. "Jadi di perbatasan antara Bekasi, Jakarta, Depok dengan Jakarta, Tangerang dengan Jakarta, Tangsel dengan Jakarta, itu nanti kita akan perkuat penempatan anggota supaya yang konvoi yang mau masuk Jakarta bisa kita putar balikkan supaya mereka tidak masuk Jakarta," pungkasnya.
(wk/Bert)