Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang baru Sandiaga Uno buka suara menanggapi kabar yang menyebutkan jika program OK OCE akan dijalankan ke dalam instansinya.
- Nidya Putri
- Selasa, 29 Desember 2020 - 11:31 WIB
WowKeren - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno telah dilantik menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menggantikan Wishnutama beberapa waktu lalu. Usai menjabat menjadi menteri kabinet Jokowi, beredar kabar jika One Center of Entrepreneurship (OK OCE) bakal dimasukan ke dalam program instansinya.
Sandi pun mengatakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ialah menyiapkan 5 destinasi wisata prioritas. Dia menekankan tidak ada visi pribadi, yang ada visi presiden.
"Pertama-tama, adalah arahan Bapak Presiden untuk penyiapan 5 destinasi super prioritas, itu yang akan menjadi prioritas," ujar Sandi di Griya Santrian Bali, Senin (28/12). "Visi kita adalah visi Bapak Presiden, tidak ada visi pribadi saya tapi visi Bapak Presiden."
Sandiaga Uno mengatakan seluruh program kementerian adalah mendukung terwujudnya visi presiden, tanpa menyinggung OK OCE. Pihaknya ingin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif cepat pulih.
"Dan seluruh program kementerian mendukung terwujudnya visi Bapak Presiden," jelasnya. "Kita ingin sektor pariwisata bisa pulih dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, dan bisa membuka peluang lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif yang seperti kita lihat banyak teman-teman sekarang menghadapi kesulitan."
Sandi juga mengatakan akan menyampaikan hasil review sepekan ini dalam waktu dekat. Kembali ditekankan bahwa tidak ada program pribadi dan dia akan segera memutuskan program yang sejalan dengan visi presiden.
"Dan ini hasil review selama seminggu nanti akan saya sampaikan besok bahwa kita pilarnya ada inovasi, adaptasi dan kolaborasi," jelasnya. "Dan karena program ini adalah program kementerian tidak ada program pribadi saya, kita akan memutuskan program yang berjalan ini sejalan untuk mewujudkan visi Bapak Presiden dan kegiatan-kegiatan kewirausahaan."
Alasan mengapa Sandi ingin membawa OK OCE ke Kemenparekraf dikarenakan sebagian besar anggota binaannya bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. "Kami baru saja mendapat laporan dari teman-teman di perkumpulan gerakan OK OCE itu di data mereka yang mereka miliki itu hampir 70% bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ungkapnya.
Dengan fakta di atas, Sandi menilai jika hal ini bisa menjadi potensi sebagai upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19. Namun dia mengaku tak ingin terburu-buru dan ingin mendiskusikan hal tersebut dengan jajaran internalnya di Kemenparekraf. "Kita tidak ingin terburu-buru, kita akan diskusikan dengan jajaran," tuturnya.
(wk/nidy)