Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengingatkan jika di tengah kondisi yang tidak pasti ini, masih ada langkah-langkah positif yang pernah diraih Indonesia
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 30 Desember 2020 - 12:17 WIB
WowKeren - Hingga kini masih belum diketahui kapan pandemi COVID-19 akan berakhir. Bahkan di Indonesia sendiri masih belum menunjukkan tanda-tanda akan mengalami penurunan.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengingatkan jika di tengah kondisi yang tidak pasti ini, masih ada langkah-langkah positif yang pernah diraih Indonesia.
"Kita juga belum tahu kapan COVID-19 ini akan berakhir," kata Doni dalam webinar, Selasa (29/12). "Namun di sela-sela dinamika yang terjadi, kita melihat ada langkah-langkah yang sangat positif yang pernah kita raih."
Misalnya saat pernah terjadi lonjakan kasus pada akhir September lalu, Satgas Penanganan COVID-19 berhasil menekan angka kasus hingga berada jauh di posisi rata-rata global. "Kemudian kita mampu menekan angka kasus tersebut sampai ke posisi di angka 12,12 persen (dari rata-rata kasus global) yaitu tepatnya pada tanggal 10 November 2020," ungkap Doni.
Menurutnya, hal ini tak akan tercapai tanpa adanya kerja sama antara pemerintah dengan seluruh komponen dan dukungan masyarakat. "Ini adalah sebuah strategi yang tepat, ketika Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah dan juga segenap komponen masyarakat lainnya ikut mendukung peningkatan disiplin dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, kita bisa menurunkan jumlah kasus aktif dengan jumlah yang cukup signifikan," kata Doni.
Kendati demikian, ia mengakui jika telah terjadi penurunan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap penerapan prokes akhir-akhir ini. Yang mana hal ini turut memicu penurunan tingkat kesembuhan. Oleh sebab itu ia kembali menekankan upaya untuk menekan pandemi di Tanah Air harus dilakukan secara serentak dan bersama-sama.
Jika seluruh komponen dapat bergerak secara sinergis maka upaya memutus rantai penyebaran COVID-19 bisa memberikan hasil yang maksimal. "Karena kalau ini bisa kita lakukan, contoh sudah pernah terjadi kita mampu kita bisa. Artinya kita semua harus bisa bekerja keras untuk mengingatkan siapa saja orang-orang di sekitar kita," kata Doni.
(wk/zodi)