Istana Ungkap Rencana Jokowi Akan Divaksin Corona Januari 2021
Nasional
Vaksin COVID-19

Menurut Kepala Staf Kepresidenan Heru Budi Hartono, Presiden Joko Widodo sudah direncanakan mendapat suntikan vaksin virus corona (COVID-19) pada Januari 2021 mendatang.

WowKeren - Presiden Joko Widodo telah menyatakan dirinya siap menjadi orang pertama yang disuntik vaksin virus corona (COVID-19) di Indonesia. Lantas, kapan Presiden Jokowi akan disuntik vaksin?

Menurut Kepala Staf Kepresidenan Heru Budi Hartono, Jokowi sudah direncanakan mendapat suntikan vaksin COVID-19 pada Januari 2021 mendatang. "Januari sih iya (divaksin). Tapi tanggalnya belum bisa dipastikan," ungkap Heru pada Rabu (30/12).

Heru menjelaskan bahwa rencana vaksinasi Jokowi ini masih menunggu hasil uji klinis vaksin yang akan digunakan. Selain itu, mereka juga masih menunggu terbitnya surat izin penggunaan darurat alias emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kalau sudah hasil uji coba ya," tutur Heru. "Nanti tunggu hasil BPOM. Januari."



Di sisi lain, Indonesia menjalin kerjasama dengan lima perusahaan asing dalam pengadaan vaksin COVID-19. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Indonesia telah meneken kontrak dengan Sinovac untuk pengadaan 125 juta dosis vaksin corona, jumlah ini masih bisa bertambah.

Lalu Indonesia juga telah meneken kontrak dengan perusahaan Amerika Serikat (AS)-Kanada, Novavax, untuk 130 juta dosis vaksin corona. Indonesia juga disebut akan segera meneken kontrak pengadaan vaksin corona dengan BioNTech-Pfizer yang merupakan perusahaan gabungan Jerman dengan AS.

Indonesia juga disebut akan segera meneken kontrak dengan AstraZeneca untuk 100 juta dosis vaksin. Selain itu, organisasi internasional Gavi yang juga merupakan bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga akan memberikan bantuan vaksin corona bagi Indonesia.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan dirinya bersedia menjadi orang yang pertama disuntik vaksin agar masyarakat lebih memercayai keamanan dari vaksin yang sudah didatangkan ke Indonesia. "Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman," tegas Jokowi pada 16 Desember 2020.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts