Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bercerita bahwa ia sempat ingin menyewakan kantornya yang kosong karena ditinggal WFH. Penasaran seperti apa penuturan lengkapnya? Simak dalam berita di bawah ini.
- Eva Lestari
- Selasa, 05 Januari 2021 - 13:02 WIB
WowKeren - Baru-baru ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sesuatu yang cukup mengejutkan. Pasalnya ia sempat memiliki rencana untuk menyewakan kantornya karena terlalu lama kosong saat ditinggal WFH atau Work From Home.
"Saya sudah hampir 11 bulan nggak ke kantor. Hanya ke kantor kalau ada perlu dan sangat jarang. Jadi saya bilang ke anak buah kalau gitu kantor saya sekaligus bisa kita sewakan," ujar Sri Mulyani saat melakukan webinar virtual pada Senin (4/1).
Sri Mulyani menyatakan bahwa penyewaan kantornya dan berbagai ruangan yang ada di Kementerian Keuangan dapat menambah pemasukan negara. "Kita bisa dapat manfaat (dari menyewakan gedung) karena bisa kerja dari rumah," jelasnya.
Menurutnya, menyewakan kantor bukanlah masalah besar karena pegawai Kementerian Keuangan tetap bisa bekerja dari rumah. Inilah yang kemudian ia sebut sebagai salah satu dampak positif di balik situasi sulit pandemi Corona.
"Pandemi memaksa untuk pindah kepada kerangka digital, ada transformasi digital. Pandemi ini game changer, mengubah banyak sekali dan mungkin perubahan bisa jadi permanen," jelasnya.
Di samping itu, Sri Mulyani menganggap pandemi virus Corona telah menambah beban para wanita. Karena selain harus bekerja, mereka juga harus membimbing anak-anaknya selama belajar di rumah. "Pendidikan terpengaruh COVID-19, maka dampak ke perempuan sangat tidak profesional jauh lebih berat," terangnya.
Tak hanya itu, sebab dalam situasi sulit seperti saat ini, para wanita rentan menjadi korban KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) karena alasan yang beragam. "Ini harus bener-bener diwaspadai. Uang tidak kembalikan nyawa seseorang tapi paling tidak ini juga menunjukkan keberpihakan negara terhadap mereka hadapi tantangan paling besar dan di garis terdepan," pungkas Menteri berusia 58 tahun tersebut.
(wk/eval)