Operasi SAR Sriwijaya Air SJ182 Dihentikan: Telah Identifikasi 47 Korban, Masih Punya PR Cari CVR
Twitter/SAR_NASIONAL
Nasional
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Menhub Budi Karya Sumadi mengumumkan bahwa operasi SAR Sriwijaya Air SJ182 dihentikan per Kamis (21/1) hari ini. Namun KNKT akan melanjutkan pencarian CVR black box.

WowKeren - Tim Gabungan memutuskan untuk menghentikan operasi SAR pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada Kamis (21/1). Memang sedianya hari terakhir operasi SAR tersebut jatuh pada hari ini, dan lewat berbagai pertimbangan akhirnya diputuskan untuk tidak diperpanjang.

"Tim Gabungan sudah melakukan pencarian sejak mendapat informasi Pesawat Sriwijaya Air SJ182 dinyatakan hilang kontak," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Untuk tahap awal sudah dilakukan operasi selama 7 hari dan sudah dilakukan perpanjangan sebanyak 2 kali, masing-masing selama 3 hari."

"Hari ini adalah hari terakhir perpanjangan dan dengan berbagai pertimbangan kami menutup operasi SAR pada hari ini," imbuh Budi Karya, dikutip dari Tribun News. Dan untuk menghormati keluarga korban, Tim SAR Gabungan akan melakukan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat pada Jumat (22/1) besok.

"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan melayani keluarga korban dengan baik sampai seluruh proses diselesaikan," tegas Budi Karya. Ia juga menegaskan bahwa dihentikannya operasi SAR masih menyisakan satu tugas yang akan terus dipantau, yakni pencarian kotak hitam Cockpit Voice Recorder (CVR).


Ke depannya Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang akan melakukan pencarian CVR ini secara aktif, sedangkan Basarnas akan memantau. Pasalnya keberadaan CVR sangat penting untuk melengkapi hasil investigasi KNKT dalam mengungkap penyebab kecelakaan nahas tersebut.

"Operasi akan dilanjutkan dengan monitoring/pemantauan secara aktif," imbuh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito. "Dan apabila di kemudian hari ada laporan dari masyarakat terkait penemuan korban, kami akan merespons untuk menindaklanjuti."

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono pun menegaskan bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan pencarian CVR dengan didukung berbagai unsur termasuk Basarnas dan TNI/Polri. KSAL Laksamana TNI Yudo Margono juga memastikan pihaknya siap mendukung penuh operasi yang dilakukan oleh KNKT serta pasti langsung melapor jika menemukan jenazah atau serpihan pesawat.

Dan pada hari penutupan operasi SAR Sriwijaya Air SJ182, Tim DVI Polri dilaporkan sudah berhasil mengidentifikasi 4 korban lagi. "Tim berhasil mengidentifikasi 4 korban pada hari ini, sehingga korban yang teridentifikasi berjumlah 47," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, dalam konferensi pers Kamis sore.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts