Menkes Budi Sebut Testing Corona RI Salah, Anggota Komisi IX DPR RI: Saya Terkejut
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa testing corona di Indonesia selama ini salah secara epidemiologi. Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Daulay, lantas mengaku terkejut mendengar pernyataan Budi tersebut.

WowKeren - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat menyebutkan bahwa testing corona di Indonesia selama ini salah secara epidemiologi. Pasalnya, tutur Budi, selama ini satu orang bisa berulang kali menjalani tes COVID-19 karena alasan bepergian.

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Daulay, lantas mengaku terkejut mendengar pernyataan Budi tersebut. Pasalnya, jika pernyataan tersebut benar, maka upaya pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi corona selama ini sia-sia.

"Jadi gini, pertama saya terkejut mendengar pernyataan Pak Menkes tersebut, sebab menurut saya selama ini pemerintah kan membuat aturan itu sudah membuat konsultasi dengan ahli epidemiolog belum?" tutur Saleh dilansir detikcom pada Jumat (22/1). "Mestinya di kisaran pembuat kebijakan baik di Kemenkes maupun di Satgas Penanganan COVID atau di komite harusnya sudah banyak tuh epidemiolog yang dipakai pemerintah baik dari lembaga riset atau perguruan tinggi."


Menurut Saleh, pernyataan Budi tersebut perlu penelusuran lebih jauh. Namun demikian, Saleh sendiri tak membantah pernyataan Budi tersebut.

"Menkes mengatakan ada yang salah di dalam program testing dan tracing, saya kira harus ditelusuri lagi kembali kepada kebijakan protokol kesehatan yang selama ini diterapkan oleh pemerintah," papar Saleh. "Ini kan berarti sama artinya Menkes mengatakan selama hampir kurang lebih 10 bulan terakhir ini kita salah dalam lakukan prokes, ini sia sia sekali selama ini berarti yang dilakukan pemerintah."

Saleh sendiri merasa selama ini hanya orang yang menjalani testing corona hanya itu-itu saja. Sementara banyak suspek corona di Indonesia yang kemungkinan masih belum menjalani testing.

"Karena itu tentu saya merasa perlu menelaah apa yang disampaikan Menkes, dan saya menilai apa yang disampaikan Menkes sepintas itu memang benar, bahwa memang yang ditesting orangnya itu-itu aja, selama saya kita di DPR itu kalau kita kunjungan kerja ke mana-mana sekarang itu malah wajib ditesting, hari ini kami kunker di Pandeglang, semua anggota kunker kemarin sudah ditesting baru boleh berangkat," kata Saleh. "Jadi memang betul orang-orang itu tersebut yang selalu ditesting, orang orang yang sama, sementara orang yang diduga atau suspek yang dikatakan oleh Pak Menkes memang mungkin saja tidak tersasar atau tidak tercover dalam program testing tadi."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts