Angka Kesembuhan Pecah Rekor, Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Nyaris Tembus 1 Juta
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Indonesia mencatat 10.678 pasien virus corona (COVID-19) sembuh pada Senin (25/1) hari ini, sehingga total sudah ada 809.488 pasien yang dinyatakan sembuh di Tanah Air.

WowKeren - Indonesia melaporkan 9.994 kasus positif virus corona (COVID-19) baru pada Senin (25/1) hari ini. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus positif di Tanah Air hampir menembus angka 1 juta, tepatnya 999.256 kasus.

Meski demikian, angka kasus kesembuhan COVID-19 memecahkan rekor pada hari ini. Melansir situs covid19.go.id, Indonesia mencatat 10.678 pasien corona sembuh pada hari ini, sehingga total sudah ada 809.488 pasien yang dinyatakan sembuh.

Di sisi lain, angka kematian akibat COVID-19 meningkat sebanyak 297 orang pada hari ini. Dengan demikian, total ada 28.132 korban jiwa akibat corona di Tanah Air.

Penambahan kasus corona

covid19.go.id


Sementara itu, pemerintah pusat diketahui memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sebagian wilayah Jawa-Bali untuk menekan angka penularan corona. Seharusnya, PPKM berakhir pada Senin hari ini, namun diperpanjang selama dua pekan hingga 8 Februari 2021 mendatang karena kasus corona masih terus meningkat.

Kasus aktif COVID-19 disebut tak kunjung menunjukkan tanda-tanda penurunan. Selain itu, positivity rate COVID-19 atau rasio jumlah kasus positif dibagi jumlah pemeriksaan harian dalam sehari di Indonesia juga meningkat menjadi 33,24 persen per Minggu (24/1).

Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menetapkan standar 5 persen untuk besaran positivity rate ini. Sedangkan jika dibandingkan dengan positivity rate pekan sebelumnya, maka terjadi peningkatan dari 32,82 persen pada Minggu (17/1) lalu.

Menurut epidemiolog dari Universitas Airlangga Surabaya, Windhu Purnomo, tingginya positivity rate ini terkait dengan tingkat testing corona di Indonesia. Menurutnya saat ini jumlah tes yang digelar pemerintah setiap harinya masih tergolong rendah walau memenuhi standar WHO.

Bahkan saat ini, terang Windhu, Indonesia berada di posisi ke-159 dari seluruh negara di dunia berdasarkan jumlah tes yang dilakukan. Peringkat ini tak jauh berbeda dengan negara-negara berkembang seperti Bangladesh dan Ethiopia.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts