Waduh! 2 Tenaga Kesehatan Dilaporkan Muntah-Muntah Usai Disuntik Vaksin Corona
Nasional

Dua tenaga kesehatan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan, mengalami muntah-muntah diduga tak jujur pada saat tahap screening. Keduanya telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

WowKeren - Dua tenaga kesehatan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan, mengalami efek samping seperti muntah setelah mendapat suntikan vaksin COVID-19 pada Selasa (2/2) kemarin. Dua tenaga kesehatan itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Iya benar ada dua tenaga kesehatan Puskesmas Selangit dan Muara Beliti yang sempat mengalami gejala setelah disuntik vaksin COVID-19," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Musi Rawas Nizar, Rabu (3/2). "Sekarang kondisinya sudah membaik."

Meski begitu, pihaknya membantah tenaga kesehatan yang memiliki gejala setelah disuntik vaksin itu mengalami kejang-kejang. Dia menerangkan, mereka hanya mengalami gejala muntah, pusing, dan pingsan. "Mereka sekarang dalam kondisi baik dan satu tenaga kesehatan dari Puskesmas Muara Beliti sudah boleh pulang," ungkapnya.


Lebih lanjut, ia menjelaskan jika 2 tenaga kesehatan itu sudah melalui tahap screening. Informasi yang diterima, satu tenaga kesehatan ada yang belum sarapan saat disuntik vaksin tetapi tidak memberi tahu petugas. Sementara satu tenaga kesehatan lainnya kemungkinan alergi, tetapi saat screening tidak disampaikan.

Akibat dari peristiwa ini, ia mengimbau agar tenaga kesehatan untuk jujur saat menjawab pertanyaan. "Selama tiga hari terakhir untuk vaksinasi ini kami mengimbau tenaga kesehatan itu harus jujur saat menjawab pertanyaan saat screening, serta jangan lupa untuk sarapan agar kejadiah seperti ini tidak terulang lagi," tuturnya.

Sementara itu, Kemenkes telah melaporkan ada lebih dari 539 ribu nakes yang menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac kebanyakan merasakan gejala ringan. Salah satunya adalah demam yang akhirnya turun tak sampai dua hari. "Berdasarkan laporan dari Komnas KIPI, hingga saat ini semua reaksi masih bersifat ringan dan tidak ada yang serius," juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmidzi, Selasa (2/2).

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait