Ustaz Maaher Meninggal Diduga Karena TB, Novel Baswedan Geram Pada Aparat
Nasional

Kematian Ustaz Maaher At-Thuwalibi saat berada dalam tahanan diduga karena penyakit TB. Namun, kabar itu membuat Novel Baswedan geram dengan aparat karena masalah ini.

WowKeren - Ustaz Maaher At- Thuwalibi meninggal dunia saat menjalani masa hukuman di rutan Mabes Polri, Senin (8/2). Kematian Ustaz Maaher yang mendadak ini diduga karena sakit TB.

Hal ini diungkapkan oleh istri Ustaz Maaher, Iqlima Ayu saat menjenguk suaminya di Rumah Tahanan Bareskrim Polri. Ia menyebut suaminya memang masih dalam kondisi penyembuhan sakit yang diderita sebelum ditangkap polisi beberapa bulan lalu atas kasus pencemaran nama baik.

”Ustaz ini lagi masih dalam pengobatan TB usus,” kata istri Ustaz Maaher, Iqlima di Bareskrim Polri, Jakarta pada Senin (18/1). “Jadi harusnya ustaz kontrol ke RS tapi karena lagi begini ya kirim obat.”

Dilansir dari Science Direct, TB usus merupakan kondisi ketika bakteri mycobacterium tuberculosis menginfeksi organ perut, peritoneum (selaput dalam rongga perut), dan usus. Bakteri TB dapat menyebar ke organ perut melalui darah, getah bening, maupun dahak yang tertelan.


Orang yang terinfeksi TB usus biasanya tidak menunjukkan gejala. Namun, keluhan yang paling umum adalah nyeri perut kronis yang tidak spesifik di bagian perut. Tak sampai disitu, penyakit ini juga memicu penurunan berat badan, demam, diare atau sembelit, dan darah di tinja.

Meski Ustaz Maaher diduga meninggal dunia akibat penyakit itu, namun muncul kritikan kepada aparat keamanan yang dinilai ikut bertanggung jawab. Kritikan ini disampaikan oleh penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Novel ikut berduka cita atas kabar wafatnya Ustaz Maaher saat menjalani hukuman di penjara. Ia pun memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum agar tidak keterlaluan dalam menangani perkara yang notabene bukan extraordinary crime.

”Innalillahi wa innailaihi rojiun. Ustaz Maaher meninggal di rutan Polri. Padahal kasusnya penghinaan, ditahan, lalu sakit,” kata Novel melalui akunnya di Twitter, Selasa (9/2). “Aparat jangan keterlaluanlah. Apalagi dengan ustaz. Ini bukan sepele lho.”

Novel menyayangkan keputusan polisi yang melakukan penahanan pada Ustaz Maaher. Menurutnya, kondisi Ustaz Maaher yang sudah sakit tidak seharusnya tidak ditahan dan justru diizinkan untuk dirawat di rumah sakit saat kondisi kesehatannya menurun.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait