Sebagai informasi, pasangan Juliadi dan Amir Hamzah telah ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai terpilih periode 2021-2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai
- Bertilia Puteri
- Rabu, 10 Februari 2021 - 10:33 WIB
WowKeren - Wali Kota Binjai terpilih Juliadi dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (9/2) malam. Sebelumnya, pemenang Pilkada Binjai, Sumatera Utara, tersebut sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan karena positif terpapar virus corona (COVID-19).
"Benar, beliau menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 22.44 WIB tadi malam," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi, dilansir CNN Indonesia, Rabu (10/2). Menurut Edwin, Juliadi telah dirujuk ke RS Bunda Thamrin Medan sejak akhir Januari 2021 lalu.
"Dirawat di Medan sejak akhir Januari," ungkap Edwin. "Saat dirawat kondisi almarhum memang dalam keadaan berat."
Jenazah Juliadi akan dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, sesuai dengan permintaan pihak keluarga. Namun Edwin memastikan bahwa pemulasaran jenazah Juliadi dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. "Pemulasaran tetap sesuai protokol kesehatan," kata Edwin.
Sebagai informasi, pasangan Juliadi dan Amir Hamzah telah ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai terpilih periode 2021-2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai. Juliadi-Amir sendiri diusung oleh Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Demokrat.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, turut memberikan ucapan duka cita atas kepergian Juliadi. Melalui akun Twitter pribadinya, Jansen membagikan momennya bersama Juliadi.
"Malam ini dapat kabar duka dr Binjai, Sumut. Bang Juliadi Walikota Binjai terpilih telah dipanggil Tuhan mendahului kita semua," cuit Jansen, Selasa. "Selamat jalan bang Jul.. Saya bersaksi abang orang baik. Ini foto kita dulu ketika penyerahan B1KWK pencalonan abang bersama bang Sajali dan Male."
Di sisi lain, ini bukan pertama kalinya kepala daerah terpilih pada Pilkada 2020 meninggal dunia sebelum dilantik. Bupati Lutim terpilih Thoriq Husler misalnya, meninggal dunia pada 24 Desember 2020 lalu usai sempat terpapar COVID-19. Kemudian Wali Kota Pematangsiantar terpilih Anser Silalahi dilaporkan meninggal dunia pada 13 Januari 2021 lalu, setelah sebelumnya sempat dinyatakan positif COVID-19.
(wk/Bert)