BMKG melaporkan gempa bumi bermagnitudo 6,5 dengan kedalaman 10 kilometer di Bengkulu. Namun beruntungnya gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Ini penjelasan selengkapnya.
- Elvariza Opita
- Rabu, 10 Februari 2021 - 20:31 WIB
WowKeren - Sejumlah gempa bumi memang mengguncang Indonesia dalam beberapa waktu belakangan. Kekuatannya pun beragam, dengan beberapa di antaranya yang sampai di atas magnitudo 6 ditemukan bersifat destruktif seperti yang terjadi di Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat pada Januari lalu.
Kali ini gempa bumi dengan skala yang cukup besar mengguncang Bengkulu, tepatnya 80 kilometer barat daya Enggano. Tak main-main, gempa bumi ini sampai magnitudo 6,5 dengan kedalaman 10 kilometer. Namun berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa bumi ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
"#Gempa Mag:6.5, 10-Feb-21 19:52:27 WIB, Lok:5.63 LS,101.60 BT (80 km BaratDaya ENGGANO-BENGKULU)," cuit BMKG di Twitter-nya, Rabu (10/2). "Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG."
Jika merujuk pada skala magnitudonya, maka gempa ini tergolong kuat (strong) hingga sangat kuat (very strong), dengan tingkat kerusakan bisa bersifat ringan hingga sedang. Namun nyatanya warga di Bengkulu malah tak merasakan guncangan dari aktivitas lempeng bumi ini.
Pengakuan itulah yang meramaikan kolom komentar cuitan BMKG tersebut. Banyak yang kemudian berasumsi hal ini disebabkan jauhnya titik pusat gempa dari daratan tempat masyarakat beraktivitas.
"Wow besar sekali," tulis @mar***li. "Tp org2 di Bengkulu bnyak yg ga kerasa malah," sahut @Te***ea. "Barusan telpon keluarga disana gak ada yg kerasa... Padahal besar lo," timpal @Ri***mi. "Nah iya aku di kota ngga ada kerasa sama sekali looh," sambung @Ng***k1.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai kerusakan atau korban jiwa yang ditimbulkan dari gempa tersebut. Namun tentu saja besar harapan semoga gempa bumi yang terjadi malam ini tak menyebabkan kerugian apapun apalagi sampai menelan korban jiwa.
Gempa bumi memang kerap terjadi di Indonesia, bahkan ketika belum ada 2 bulan berlalu di tahun 2021. Bahkan BMKG melaporkan adanya 646 kali gempa bumi tektonik yang terjadi di berbagai wilayah Tanah Air sepanjang Januari 2021 kemarin.
(wk/elva)