Baru-baru ini Song Joong Ki menanggapi perilisan online film 'Space Sweepers' yang menuai pro kontra. Simak penuturan lengkapnya dalam berita di bawah ini.
- Eva Lestari
- Kamis, 11 Februari 2021 - 10:14 WIB
WowKeren - Pada Selasa (9/2) lalu Song Joong Ki berpartisipasi dalam sebuah wawancara untuk membahas film barunya yang berjudul "Space Sweepers". Selama wawancara, mantan suami Song Hye Kyo ini mengomentari pro kontra perilisan "Space Sweepers" di Netflix.
"Space Sweepers" sendiri mengalami beberapa kali penundaan akibat pandemi virus Corona. Pada akhirnya, tim produksi menayangkannya di Netflix seluruh dunia pada 5 Februari lalu. Begitu dirilis, film yang juga dibintangi oleh Kim Tae Ri tersebut langsung menduduki peringkat 1 Netflix.
Awalnya Song Joong Ki ditanya apakah dia merasa kecewa karena film tersebut tidak dapat tayang di bioskop, terutama karena menampilkan begitu banyak efek CGI yang mengesankan. Ia berkata, "Aku telah menontonnya di layar lebar dan juga di laptop. Tapi menurutku tidak ada perbedaan besar. Aku juga cenderung menonton Netflix di hari liburku."
Soal pro kontra perilisan online "Space Sweepers", Song Joong Ki berkomentar, "Aku mencoba fokus pada yang pro. Kupikir aku lebih fokus pada (reaksi) pro karena tidak ada yang kusesali dalam hal film."
Dia melanjutkan, "Aku juga menerima banyak pesan dari teman asing. Mereka berkata bahwa mereka menontonnya di Inggris atau Hong Kong, dan itu membuatku bahagia. Selain itu, aku merasa sangat bersyukur atas fakta bahwa film itu dapat dirilis ke publik selama masa yang kacau."
Dalam kesempatan itu, Song Joong Ki juga menanggapi pujian sutradara Jo Sung Hee yang menyebutnya sebagai pribadi yang konstan. Ia mengaku berusaha mempertahankan kepribadiannya agar tidak menimbulkan masalah di masa depan.
"Aku secara sadar berusaha untuk tidak berubah. Pekerjaanku melibatkan penilaian orang lain, tapi meski demikian aku berpikir bahwa jika aku berbeda di dalam dan di luar, maka aku akan bermasalah di dalam. Itu sebabnya kupikir aku belum berubah, tapi tentu saja aku tidak tahu apa yang mungkin dipikirkan orang lain," pungkasnya.
Sementara itu, "Space Sweepers" mengikuti kisah awak kolektor sampah luar angkasa yang menjelajah menggunakan pesawat The Victory pada tahun 2092. Suatu hari mereka menemukan robot humanoid bernama Dorothy yang disebut sebagai senjata pemusnah masal. Usai penemuan tersebut, mereka terlibat dalam kesepakatan bisnis yang berisiko.
(wk/eval)