Ayudia Bing Slamet Bongkar Rahasia Kolam Renang Minim Perawatan Ala Sang Suami
Instagram/ayudiac
Selebriti

Ayudia Bing Slamet mantap untuk menetap di Bali dan memilih meninggalkan Kota Metropolitan Jakarta. Ayudia pun kini rampung membangun rumah tinggalnya di Pulau Dewata.

WowKeren - Ayudia Bing Slamet terlebih dahulu menabung bersama sang suami, Ditto Percussion sebelum akhirnya final memutuskan untuk menetap di Bali. Tabungan tersebut rupanya digunakan keduanya untuk membangun properti sebagai tempat tinggal mereka di Pulau Dewata nanti.

Ditto Percussion sendiri memang memilih mengusung konsep minimalis untuk rumah tinggalnya di Bali. Ia juga menambahkan unsur tropikal dalam rumah tersebut.

Mengusung konsep minimalis, kolam renang Ayudia pun cukup menyedot perhatian publik. Pasalnya ukuran kolam tersebut hanya seluas 1,25 x 6 meter saja. Ayudia sendiri bahkan sempat merasa kaget lantaran melihat galian awal justru menyerupai kolam ikan.

"Pas pertama kali digali, dibentuk menjadi galian kolam, rada shock kok ternyata kecil banget nih kolam di rumah hahahaha sampe mikir kok ya jadi kaya kolam ikan," kata Ayudia melalui unggahan Instagram-nya pada Rabu (10/2). "Orang kolamnya sempat bilang sih “Mbak yakin ukurannya segini”. Tapi setelah semuanya terpasang: liner, mesin, cross current jet lengkappp kap. Baru deh! Ternyata happy bgt dan gak nyesel karena ini beda dari kolam-kolam renang yg selama ini ada."


Ayudia membeberkan bahwa kolam renang mini tersebut merupakan ide dari sang suami. Menurutnya, kolam renang di rumah belum tentu juga digunakan setiap hari sehingga hanya akan menambah biaya perawatan saja.

Benar saja melalui tayangan YouTube #temantapimenikah, Ditto Percussion membeberkan kolam renang mini tersebut tidak memerlukan begitu banyak maintenance sehingga bisa menghemat pengeluaran. Terlebih, kolam renang di rumahnya tidak menyedot banyak listrik seperti kebanyakan milik yang lain.

"Ya mungkin kolam konvensional kan ada pemipaan dan mesinnya juga selalu diletakkan jauh dari kolam," terang tukang konstruksi yang bekerja di rumah Ditto. "Ada risiko 'leking' di pemipaan juga."

Video tersebut juga menunjukkan bahwa Ditto lebih memilih menggunakan desjoyaux ketimbang sistem pipa seperti kolam konvensional. Diketahui, kolam dengan sistem pipa menyedot listrik hingga 750 Watt sementara desjoyaux yang dipakai Ditto hanya 370 Watt.

Kendati demikian, Ditto tidak memungkiri bahwa biaya pembuatan kolam renangnya itu menghabiskan lebih banyak dana. Namun, ayah satu anak ini menyebut lonjakan dana tersebut lantaran ada sejumlah properti yang hanya bisa digunakan untuk tipe kolam renang mini seperti miliknya.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts