Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky juga mengungkapkan bahwa arus lalu lintas menuju ke Puncak di libur Tahun Baru Imlek pada Jumay (12/2) hari ini masih terpantau lancar.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 12 Februari 2021 - 15:43 WIB
WowKeren - Pihak kepolisian memeriksa hasil swab antigen COVID-19 terhadap kendaraan yang melintas selama libur Tahun Baru Imlek 2021 pada Jumat (12/2) hari ini hingga Minggu (14/2) mendatang. Ratusan kendaraan yang bergerak menuju ke Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari ini terpaksa putar balik lantaran tak membawa surat hasil swab antigen.
"Sudah ratusan kita putar, sekitar 300-an lah," ungkap Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata dilansir CNN Indonesia, Jumat. Menurut Dicky, pengecekan surat keterangan hasil swab antigen tersebut digelar di Simpang Gadog, Megamendung, Bogor.
Lebih lanjut, Dicky mengungkapkan bahwa arus lalu lintas menuju ke Puncak masih terpantau lancar. Pasalnya, petugas melakukan pengecekan hasil swab antigen di wilayah bawah.
"Lancar, kita melakukan pengecekan di bawah," ungkap Dicky. "Kita cek bener-bener yang ada swab antigen baru naik."
Sebelumnya, Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Pol Rudi Antariksa, menyatakan bahwa arus mudik libur Imlek tahun ini tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Khususnya untuk kendaraan yang mengarah ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dalam keterangannya, Rudi menyebut peningkatan arus kendaraan yang keluar dari Tol Cikampek ke arah timur hanya sebesar 9-10 persen saja. Rudi menilai hal ini dipengaruhi oleh sosialisasi pemerintah melalui Surat Edaran (SE) tentang larangan bepergian bagi ASN, TNI-Polri maupun pegawai BUMN saat Imlek. Di samping itu, masyarakat umum juga lebih memilih menghabiskan waktu di rumah karena pandemi virus corona.
"Jadi ini karena sangat efektif sosialisasi dari surat edaran Gugus Tugas tentang larangan bepergian jauh di libur panjang ini untuk ASN, TNI-Polri, BUMN maupun imbauan kepada karyawan swasta karena masih dalam situasi pandemi dan karena ada perpanjangan PPKM. Ini supaya COVID-19 benar-benar terkendali," tutur Rudi.
Di sisi lain, pemerintah sebelumnya telah berpesan agar Imlek tahun ini dirayakan secara sederhana. Pasalnya, penularan COVID-19 di Tanah Air masih terus terjadi.
(wk/Bert)