Vaksin Nusantara Ala Terawan Diklaim Bertahan Seumur Hidup, Ketua Satgas IDI Tegas Tanyakan Ini
Nasional
Vaksin COVID-19

Vaksin Nusantara diklaim menghasilkan antibodi terhadap COVID-19 yang bisa bertahan seumur hidup. Prof Zubairi Djoerban dari PB IDI pun mempertanyakan klaim tersebut.

WowKeren - Nama mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tengah kembali mencuri perhatian masyarakat. Sebab Terawan rupanya menginisiasi pengembangan vaksin Corona bertajuk Vaksin Nusantara yang diklaim sangat personal dengan antibodi mampu bertahan seumur hidup.

Klaim menakjubkan ini jelas menjadikan Vaksin Nusantara "bintang" yang mendadak dibicarakan banyak pihak. Termasuk dari Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Zubari Djoerban yang dengan tegas langsung mempertanyakan suatu poin.

"Vaksin nusantara diklaim menciptakan antibodi seumur hidup. Mana buktinya?" tanya Zubairi tegas lewat cuitan di Twitter-nya, Kamis (18/2).

Menurut Zubairi, sejauh ini vaksin-vaksin yang sudah mendapat izin penggunaan saja belum bisa dibuktikan antibodinya bisa bertahan berapa lama. Apalagi Vaksin Nusantara ini sendiri masih dalam tahap uji klinis tahap awal.


Vaksin Nusantara Ala Terawan Diklaim Bertahan Seumur Hidup, Ketua Satgas IDI Tegas Tanyakan Ini

Twitter/ProfesorZubairi

"Data uji klinis fase duanya saja belum ada, apalagi fase tiga. Jadi, jika mau bicara klaim, tentu harus dengan data. Harus dengan evidence based medicine. Jangan membuat publik bingung," kata Zubairi, dilansir pada Jumat (19/2).

"Bahkan para ahli dunia pun belum bisa menjawab apakah vaksin Moderna atau Sinovac atau Pfizer antibodinya tahan berapa lama," imbuhnya. "Tidak ada itu klaim yang mereka sampaikan bahwa antibodi dari vaksin-vaksin tersebut bisa bertahan enam bulan, satu tahun, apalagi seumur hidup."

Ahli hematologi onkologi itu lantas menganalogikan dengan vaksin influenza yang sudah awam dipakai masyarakat namun nyatanya hanya bertahan selama setahun. "Sekali lagi, saya mendukung upaya eradikasi, seperti vaksin. Tapi perlihatkan kepada publik datanya. Biar tak gaduh," pungkas Zubairi.

Klaim Vaksin Nusantara yang bisa menghasilkan antibodi yang bertahan seumur hidup ini sebelumnya juga sudah pernah dijelaskan oleh anggota tim uji klinis Vaksin Nusantara, Jajang Edi Prayitno. Disebutkan Jajang, vaksin ini bisa bertahan seumur hidup karena memicu terbentuknya kekebalan seluler pada sel limfosit T, seperti penjelasan lengkapnya di sini.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts