Penunjukkan Kabareskrim Polri ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/318/II/KEP./2021, Kamis (18/2). Komjen Agus sendiri sebelumnya merupakan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarhakam) Polri.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 19 Februari 2021 - 14:00 WIB
WowKeren - Kursi Kabareskrim Polri sempat kosong usai Jenderal Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi Kapolri. Kekinian, Komjen Agus Andrianto ditunjuk untuk mengisi kekosongan tersebut.
Penunjukkan Kabareskrim Polri ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/318/II/KEP./2021, Kamis (18/2). Komjen Agus sendiri sebelumnya merupakan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarhakam) Polri.
Sementara itu, posisi Kabaharkam Polri akan ditempati Komjen Arief Sulistyanto. Jabatan Komjen Arief sebelumnya adalah Kalemdiklat Polri.
Komjen Agus lantas memberikan respons singkat terkait penunjukkan dirinya sebagai Kabareskrim Polri. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," ujar Agus dilansir detikcom, Jumat (19/2).
Sebelum menjadi Kabaharkam Polri, Agus sempat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara pada 2018 lalu. Menurut Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, Agus merupakan sosok polisi yang memiliki leadership kuat.
"Sangat tepat (jadi Kabareskrim), leadership-nya kuat dan berani mengambil keputusan," jelas Herman. Ia menyebut Bareskrim Polri membutukan sosok seperti Agus untuk memberi inovasi kebijakan.
Oleh sebab itu, Herman berpesan kepada Agus untuk bersikap profesional dan transparan dalam penegakan hukum. Ia juga meminta Agus untuk menghindari polemik dan kegaduhan.
"Sangat dibutuhkan figur ini dalam mendampingi Kapolri untuk melakukan kebijakan-kebijakan terobosan dalam penegakan hukum," terang Herman. "Sebagai Kabareskrim baru, harapan kami lakukan penegakan hukum yang profesional dan transparan, hindarkan polemik dan kegaduhan."
Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid menilai respons Agus saat menanggapi penunjukannya sebagai Kabareskrim adalah ekspresi keimanannya. "Hemat saya, itu ekspresi dari keimanan cara pandang Pak Agus dalam menerima amanat jabatan seperti mendapatkan musibah," kata Jazilul.
Jazilul mengaku senang Agus mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Pasalnya, jabat dinilainya merupkan titipan dan batu ujian.
"Alhamdulillah, kami merasa senang Komjen Agus Andrianto mengucap Inna lillah ketika menerima amanat jabatan sebagai Kabareskrim," pungkas Jazilul. "Memang jabatan itu hakikatnya titipan atau amanat dari Allah sekaligus batu ujian."
(wk/Bert)