Virus Corona varian Brasil merupakan salah satu yang sedang sangat diwaspadai karena mampu menginfeksi ulang penyintas. Namun vaksin Pfizer dilaporkan efektif menetralisir virus itu.
- Elvariza Opita
- Selasa, 09 Maret 2021 - 14:43 WIB
WowKeren - Efektivitas vaksin COVID-19 yang dikembangkan di berbagai negara terus diungkap. Termasuk vaksin yang diproduksi Pfizer dan BioNTech yang baru-baru ini diklaim mampu melawan varian virus dari Brasil.
Sebagai informasi, varian virus Brasil merupakan salah satu yang tengah sangat diwaspadai ini selain mutasi dari Inggris dan Afrika Selatan. Bahkan disebut virus Corona yang bermutasi di Brasil ini mampu menginfeksi ulang penyintas COVID-19.
Kendati demikian, rupanya vaksin Pfizer mampu menetralisir varian virus yang berbahaya ini. Hal ini seperti disampaikan di publikasi ilmiah di New England Journal of Medicine, Senin (8/3) kemarin.
Dalam penelitian itu darah dari individu yang telah diberi vaksin mampu menetralisir virus yang disediakan di laboratorium. Virus ini sendiri sudah dimodifikasi oleh para peneliti sehingga membawa protein lonjakan yang luar biasa menular, yang dikenal sebagai P.1., yang sebelumnya ditemukan oleh peneliti dari Universitas Texas.
Peneliti mengungkap kemampuan menetralisir ini setara dengan kemampuan yang sudah didemonstrasikan vaksin Pfizer sebelumnya. Diketahui pada penelitian sebelumnya, vaksin Pfizer mampu menetralisir varian yang sama menularnya seperti B117 dari Inggris maupun varian Afrika Selatan.
Hanya saja ketika diaplikasikan untuk melawan virus Corona varian Afrika Selatan, efikasi atau tingkat kemanjuran vaksin ini berkurang. Di sisi lain, protein lonjakan P.1 yang menjadi target vaksin Pfizer ini merupakan target dari berbagai vaksin yang dikembangkan peneliti saat ini.
Kendati demikian, Pfizer meyakini vaksinnya masih bisa efektif melawan varian Afrika Selatan. Hanya saja pengembang vaksin Pfizer saat ini sedang mengkaji penggunaan booster yang dirancang khusus agar vaksin itu bisa melawan varian Afrika Selatan.
Keyakinan bahwa vaksin Pfizer adalah salah satu unggulan dunia memang tampaknya tak salah dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan. Seperti pada Februari lalu peneliti Inggris mengungkap tingkat efektivitas vaksin yang bahkan mencapai 72 persen hanya dari suntikan satu dosis.
"Secara keseluruhan, kami menemukan efek yang sangat kuat untuk mengurangi risiko apa pun,” terang Strategic Response Director di Public Health England, Dr Susan Hopkins. "Tanpa gejala (asimptomatik) dan dengan gejala (simptomatik)."
(wk/elva)