Sempat ditolak oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, kini wacana untuk melakukan vaksinasi virus corona (COVID-19) untuk keluarga anggota DPRD DKI bakal dilanjutkan.
- Nidya Putri
- Sabtu, 13 Maret 2021 - 15:53 WIB
WowKeren - Vaksinasi COVID-19 untuk keluarga anggota dewan dilanjutkan. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD DKI Jakarta Syarif, Jumat (12/3).
Syarif menjelaskan, vaksinasi dipastikan akan terlaksana sebab Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi disebut sudah berkordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta untuk vaksinasi. "Sudah diatasi (dilanjutkan) oleh Ketua (DPRD), sudah koordinasi dengan Dinkes," kata Syarif.
Kata Syarif, saat ini Dinkes DKI Jakarta sedang menghitung stok vaksin COVID-19 agar siap digunakan untuk vaksinasi keluarga anggota DPRD DKI Jakarta. Terkait vaksinasi terhadap keluarga, Syarif menegaskan jika ini murni permintaan dari anggota Dewan.
Selain itu, permintaan dilakukan mencontoh apa yang dilakukan oleh anggota dewan di tingkat pusat yang diperbolehkan melakukan vaksinasi untuk keluarga mereka. "Keinginan anggota, kan kalau ngelihat di DPR begitu, ada keluarga (anggota DPR RI divaksinasi) masa kita kagak," ujarnya.
Setiap anggota DPRD DKI mendapat jatah masing-masing tiga anggota keluarga. Anggota Fraksi Gerindra ini menyatakan, penyuntikan vaksin untuk keluarga anggota dewan dianggap perlu karena tidak semua anggota Dewan disuntik vaksin.
"Karena tidak semua anggota dewan itu bisa divaksin, 22 orang (anggota Dewan berstatus) penyintas dan komorbid," ungkap Syarif. Namun, untuk pelaksanaan vaksinasi, Syarif mengatakan masih menunggu hasil penghitungan stok vaksinasi dari Dinkes DKI Jakarta.
Sebelumnya diketahui, saran agar anggota keluarga dewan untuk divaksinasi COVID-19 pada tahap kedua mendapat penolakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa pihaknya menolak.
Pasalnya, keluarga anggota DPRD sendiri tak termasuk dalam kelompok prioritas vaksinasi COVID-19. "Iya dong, kita kan ada tahapannya, prioritas bukan keluarga (anggota DPRD)," kata Riza, Rabu (3/3).
(wk/nidy)