Buntut Penembakan Wanita Asia di Panti Pijat Atlanta, KJRI Houston Beri Imbauan Ini ke WNI
Reuters
Nasional

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Houston, Andre Omer Siregar, mengimbau warga Indonesia (WNI) di Atlanta, Amerika Serikat (AS), agar tetap tenang namun waspada usai insiden penembakan di 3 tempat spa di Atlanta.

WowKeren - Insiden penembakan yang terjadi pada tiga panti pijat di Kota Atlanta, Amerika Serikat, pada Selasa (16/3) lalu menjadi sorotan dunia. Pasalnya dalam persitiwa tersebut 8 orang tewas dan 1 orang lainnya luka-luka.

Dari kedelapan korban tewas tersebut, dikabarkan 6 di antaranya merupakan wanita keturunan Asia. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Houston, Andre Omer Siregar, mengimbau warga Indonesia di Atlanta agar tetap tenang namun waspada.

Andre mengatakan hingga saat ini KJRI belum menerima laporan soal WNI yang menjadi korban kekerasan atau diskriminasi. Namun pihaknya tetap meningkatkan komunikasi dengan warga hingga polisi setempat.

"Hingga hari ini belum ada laporan tentang adanya warga Indonesia atau diaspora Indonesia yang menjadi korban kekerasan atau tindakan diskriminasi, yang terjadi lebih terkait isu konsuler," kata Andre dikutip dari Detikcom, Kamis (18/3). "Namun kami tetap peka, kami meningkatkan komunikasi tidak saja dengan diaspora Indonesia, tetapi juga polisi Atlanta dan pihak keamanan diplomatik untuk memantau."


Andre mengimbau agar warga tetap tenang dan berharap agar permasalah diskriminasi yang sudah muncul sejak pandemi merebak ini segera selesai. "Saya pesan kepada masyarakat, please stay safe and please stay calm karena ini sudah semakin build up (meningkat), sudah terjadi sejak Maret lalu ketika pandemi merebak. Kita berharap ini bisa segera selesai dan we begin a new normal," ungkapnya.

Sekedar informasi, hingga kini ada sekitar 30 ribu warga Indonesia di wilayah kerja KJRI Houston yang mencakup Negara Bagian Arkansas, Alabama, Florida, Georgia, Louisiana, Mississippi, New Mexico, Oklahoma, Tennessee, dan Texas. Khusus di kota Atlanta, Georgia, terdapat sekitar 3.500 warga Indonesia yang bekerja di beragam sektor. Oleh karena itu, KJRI mengeluarkan sejumlah imbauan seperti, tetap tenang dan terus mengikuti pemberitaan melalui sumber terpercaya dari media massa dan sumber resmi pemerintah.

Kemudian, melaporkan insiden dan kekerasan bermotif rasial kepada pihak berwajib setempat. Dan masyarakat diharap untuk menghubungi 911 atau nomor hotline darurat KJRI Houston T: +1 (324) 932 7284 apabila menghadapi situasi yang darurat.

Sebelumnya, polisi setempat telah menangkap pelaku penembakan yaitu Robert Aaron Long. Menurut Sheriff Cherokee, Frank Seynolds pelaku diduga seorang pelanggan dan mengaku memiliki 'kecanduan seks'.

Panti pijat yang menjadi lokasi penembakan diketahui terkadang menyediakan layanan prostitusi, tapi pihak berwenang mengatakan belum ada indikasi lokasi ini telah diincar sebelumnya. Akibat peristiwa ini Long akan menghadapi dakwaan berlapis, dari empat dakwaan pembunuhan hingga satu dakwaan penyerangan.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait