Ridwan Kamil Minta Penjagaan Gereja di Jabar Diperketat Buntut Ledakan Bom Makassar
jabarprov.go.id
Nasional

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar seluruh jajaran kepolisian di Jabar turut meningkatkan kewaspadaan usai terjadinya ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).

WowKeren - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku prihatin dengan adanya aksi teroris yang terjadi di tengah pandemi COVID-19.

Pasalnya, hal ini membuat kondisi yang sulit karena pandemi jadi makin sulit. "Saya sangat prihatin di saat kita lagi susah ngurusin COVID-19, masih ada tindakan-tindakan kriminal terorisme yang menyertai keseharian kita yang sudah cukup sulit," kata Emil di Bandung Barat, Minggu (28/3). "Saya sangat mengutuk keras. Apalagi dilakukan di rumah ibadah, terhadap gereja di Makassar."

Lebih lanjut, Emil meminta agar seluruh jajaran kepolisian di Jabar turut meningkatkan kewaspadaan. "Karena itu saya sudah mengkoordinasikan kepada pihak-pihak keamanan yang berwenang khususnya Pak kapolda untuk meningkatkan kewaspadaan di Jabar jangan sampai ada kejadian yang tidak terantisipasi seperti hal yang tersebut di Jabar," tuturnya.


Sementara itu, Polda Metro Jaya telah mengimbau masyarakat DKI Jakarta dan Sekitarnya untuk tetap tenang setelah terjadinya peristiwa ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. "Kami meminta kepada masyarakat khususnya masyarakat Jakarta untuk tidak panik pascabom di Makassar," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Polisi bersama TNI dan instansi lainnya terus menjaga keamanan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kepolisian bersama TNI, pemerintah provinsi, dan pam swakarsa akan memperketat pengamanan Ibu Kota.

Sebelumnya, Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD melaporkan jika 2 orang yang diduga pelaku bom bunuh diri tersebut tewas. "Serta sampai berita terakhir sore ini sekitar 20 orang masyarakat dan petugas keamanan gereja Katedral luka. Sehingga mereka ini dirawat di berbagai rumah sakit," ujar Mahfud MD jumpa pers di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (28/3).

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait