Capai Angka 10 Juta Dosis, Indonesia Masuk 10 Negara Terdepan Laksanakan Vaksinasi COVID-19
pixabay.com/Ilustrasi
Nasional
Vaksin COVID-19

Pemerintah Indonesia sedang gencar dalam melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk bisa segera mencapai herd immunity. Hal ini dapat dilihat dari jumlah penerima vaksinasi COVID-19 yang telah mencapai 10 juta dosis.

WowKeren - Belakangan, pemerintah Indonesia sedang disibukkan dengan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal. Hal ini terlihat dari pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang telah memasuki tahap kedua dan pada April akan dilaksanakan tahap ketiga.

Honesti Basyir selaku Direktur Utama (Dirut) PT Bio Farma (Persero) mengatakan bahwa sampai dengan 27 Maret 2021, sebanyak 10,4 juta dosis vaksin telah diberikan kepada masyarakat Indonesia. Hal ini menjadikan Indonesia masuk ke dalam jajaran 10 negara terdepan di dunia yang telah melakukan vaksinasi COVID-19.

"Alhamdulillah Indonesia termasuk negara yang cukup terdepan dalam program vaksinasi," ujar Basyir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Senin (29/3). "Posisi 27 Maret 2021, sebanyak 10,4 juta dosis vaksin telah diberikan ke masyarakat dan kita masuk 10 besar dibanding negara lain di dunia."

Basyir menjelaskan Indonesia berada di posisi kesembilan. Posisi Indonesia ini berada di atas negara Prancis, Israel, Italia, dan Uni Emirat Arab. Sementara untuk peringkat pertama dan seterusnya di tempati oleh Amerika Serikat, Tiongkok, India, Inggris, Brasil, Turki, Jerman, dan Rusia.


"Posisi kita bahkan lebih bagus dari beberapa negara di Eropa," paparnya. "Tentu ini harus kita pertahankan dan terus meningkatkan kecepatan vaksinasi karena memang kita berpacu juga dengan perkembangan mutasi dari virus itu sendiri."

Basyir menuturkan terkait pencapaian kecepatan vaksinasi COVID-19 di Indonesia didukung oleh kesiapan suplai vaksin itu sendiri. Selain itu, adanya dukungan dari sejumlah kementerian/lembaga juga menjadi salah satu faktor kecepatan dalam program vaksinasi COVID-19. "Kecepatan ini sangat menentukan bagaimana Indonesia bisa mencapai herd immunity dalam waktu lebih kurang 15 bulan mungkin, mudah-mudahan kalau bisa lebih cepat," pungkas Basyir.

Selanjutnya, Basyir mengungkapkan hingga 28 Maret 2021 sebanyak 7,2 juta dosis vaksinasi tahap pertama sudah diberikan. Sedangkan untuk vaksinasi tahap kedua telah mencapai 3,2 juta dosis.

Sampai saat ini, Indonesia telah mengamankan sebagian besar kebutuhan vaksinasi untuk bisa mencapai herd immunity yakni sebanyak 426 juta dosis vaksin sebagai stok selama tahun 2021. Selain itu, pemerintah Indonesia melalui Bio Farma telah melakukan kontrak pembelian bahan baku vaksin dan vaksin jadi dengan sejumlah pengembang vaksin yang totalnya mencapai 329,5 juta dosis.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts