Capres Fiktif Nurhadi Minta Maaf Usai Unggah Lelucon Tak Senonoh Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402
Instagram/tnilovers18
Nasional

Capres fiktif yang sempat viral di masa Pilpres 2019 lalu, Nurhadi, meminta maaf atas unggahan yang ditulisnya terkait tragedi KRI Nanggala-402. Dalam video permintaan maaf tersebut, ia meminta maaf kepada pihak TNI AL.

WowKeren - Masih ingat sosok Calon Presiden (Capres) fiktif bernama Nurhadi yang sempat viral di masa Pilpres 2019 lalu? Nurhadi kini kembali viral usai mengunggah lelucon tak senonoh terkait tragedi KRI Nanggala-402.

Nurhadi sendiri akhirnya meminta maaf atas unggahannya yang kurang pantas tersebut. Video permintaan maaf Nurhadi turut diunggah ke akun Instagram @infokomando.

"Selamat pagi khususnya untuk Marinir seluruh Indonesia, Angkatan Laut terutama, saya secara pribadi atas nama Nurhadi dan keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya," tutur Nurhadi dalam video tersebut. "Dan yang menerima musibah semoga diberikan ketabahan, kesadaran, dan tawakal kepada Allah SWT."

Dalam unggahan tersebut, tampak pula tangkapan layar komentar tak senonoh yang ditulis Nurhadi. "Wadooo kapal selam kenapa tenggelam ya. Wadoo kenapa pula anda tenggelam dalam selangkangan dan di dalam isi kutang ya," demikian bunyi lelucon Nurhadi tersebut.


Ketika dikonfirmasi, Nurhadi membenarkan bahwa pria dalam video permintaan maaf yang viral tersebut adalah dirinya. Ia mengaku mendapat teguran terkait tulisannya di media sosial.

"Itu karena tulisan saya yang membuat mereka bisa tersinggung, tersentuh hatinya. Itu kan saya menulis saya sebar di seluruh media sosial saya," ungkap Nurhadi kepada detikcom, Senin (26/4). "Karena saya ditegur oleh teman-teman, bahwa benar tulisan saya ada yang melanggar. Karena perasaan saya tidak melanggar, tapi terima kasih diingatkan."

Menurut Nurhadi, komentar tak pantas tersebut diunggahnya pada Minggu (25/4) pagi. Setelah mendapat teguran dari banyak temannya, Nurhadi menghapus unggahan tersebut pada Minggu sore.

"Saya seperti itu, terus saya hapus kemarin. Sudah saya hapus kemarin, postingan kemarin," terangnya. "Sorenya saya hapus gitu lho. Negurnya tadi pagi."

Setelah itu, Nurhadi didatangi dua orang yang mengaku sebagai anggota TNI pada Senin (26/4) pagi. Nurhadi kemudian disuruh meminta maaf atas unggahan tersebut.

"Saya di pasar, maunya ke rumah saya. Saya di pasar, akhirnya di pasar, di kantor Pasar Brayung. Yang mendatangi ngakunya tentara, saya tidak disuruh pun minta maaf. Saya tidak disuruh pun rencana mau minta maaf. Karena nyatanya tersinggung," pungkasnya. "Walaupun saya tidak ada niat apa pun ya, maunya saya kan untuk hiburan saja. Terus (saat didatangi 2 orang) tadi divideoin untuk minta maaf kepada TNI."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait