Jelang penayangan episode terbaru 'Taxi Driver', SBS merilis beberapa still cut karakter Lee Je Hoon saat melakukan pembalasan dendam seperti berikut ini.
- Eva Lestari
- Jumat, 30 April 2021 - 15:35 WIB
WowKeren - Menjelang penayangan episode baru "Taxi Driver", SBS merilis beberapa still cut Lee Je Hoon yang berperan sebagai Kim Do Gi. Foto tersebut menampilkan aksi Kim Do Gi saat menyerbu lokasi perekaman video dewasa ilegal.
Saat melakukan aksinya tersebut, Kim Do Gi tampak dipenuhi dengan amarah. Dia memancarkan aura tak termaafkan saat membalas dendam atas nama semua korban.
Pandangannya tertuju pada Joo Jo Bin (Seo Han Gyeol), orang yang memanfaatkan hati murni wanita untuk membuat video dewasa. Karena dihajar Kim Do Gi, dia tampak babak belur saat tersungkur ke lantai.
Target Kim Do Gi berikutnya adalah Tuan Ahn (Lee Da Il), yang merekam semua kekerasan di perusahaan U Data. Dia tampak meringkuk ketakutan di lantai saat Kim Do Gi merekamnya dengan seringai tanpa ampun. Karena itulah pemirsa semakin menantikan bagaimana sopir taksi itu akan membalas dendam kali ini.
Sementara itu di episode sebelumnya, Kim Do Gi mengetahui kebenaran mengejutkan di balik Departemen Perencanaan Strategis U Data, yang sebelumnya diselimuti misteri. Meskipun semua karyawan yang bekerja di tempat itu tampak elit, mereka ternyata menyembunyikan rahasia gelap yakni mengunggah rekaman video dewasa warga sipil yang direkam secara ilegal.
Episode itu berakhir dengan pengungkapan mengejutkan yakni U Data telah memposting rekaman video dewasa mendiang kakak Ahn Go Eun (Pyo Ye Jin). Hal itu memunculkan kecurigaan bahwa sang kakak bunuh diri setelah videonya tersebar di dunia maya.
Sebagai informasi, adegan penganiayaan karyawan yang ada di episode terbaru "Taxi Driver" rupanya didasarkan pada kisah nyata. Pada tahun 2018, Yang Jin Ho selaku CEO WeDisk sekaligus pengembang robot K-Technology, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kekerasan hingga penyalahgunaan narkoba.
Yang menarik, drama ini menunjukkan peristiwa tersebut secara blak-blakan tanpa rasa takut. Mereka menghadirkan adegan penamparan karyawan persis seperti yang terjadi dalam kehidupan nyata serta menampilkan berbagai elemen lain yang sangat mirip dengan peristiwa aslinya.
(wk/eval)