Blak-Blakan Menko PMK Soal RI Batal Haji 2021, Ternyata Bukan Karena Kuota atau COVID-19?
PxHere
Nasional

Menko PMK Muhadjir Effendy membeberkan penyebab lengkap mengapa Indonesia batal memberangkatkan jemaah Haji pada 2021, yang ternyata bukan hanya soal pandemi COVID-19.

WowKeren - Indonesia tidak memberangkatkan jemaah Haji pada 2021 ini. Meski tak mengungkap penyebabnya secara detail, banyak yang mengaitkan keputusan pemerintah ini dengan kondisi pandemi COVID-19.

Namun bukan cuma wabah, rupanya ada penyebab lain mengapa Indonesia memutuskan tidak memberangkatkan jemaah Haji pada tahun ini. Diungkap Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, rupanya karena waktu persiapan yang kini sudah terlalu mepet apabila Indonesia tetap nekat memberangkatkan jemaah.

"Ini sebetulnya kan masalahnya kan terutama karena kita masih berada dalam suasana pandemi. Kemudian deadline dari pemerintah Arab Saudi juga belum ada kepastian itu," tutur Muhadjir, Minggu (6/6). "Sehingga kita itung-itung waktunya sudah tidak mungkin untuk membuat perencanaan yang cermat."

Sebab, sebagaimana sempat diungkap Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, hingga kini negara tujuan ibadah Haji memang belum memberikan kepastian apapun. Topik senada juga diungkap Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia lewat surat klarifikasinya kepada Ketua DPR RI Puan Maharani.


Muhadjir menegaskan bahwa keputusan ini merupakan yang paling tepat diambil di tengah situasi terkini. Apalagi karena menentukan nyawa dan nasib 220 ribu jemaah Haji Indonesia.

"Ingat ini menyangkut 220 ribu jemaah jadi tidak main-main, karena itu mohon dimaklumi kalau pemerintah saat ini bahwa kita tidak akan mengirim karena secara teknis juga tidak mungkin itu untuk dilakukan," tegas Muhadjir.

Muhadjir pun memastikan pemerintah akan mengambil pembelajaran dari ini, termasuk untuk melakukan evaluasi jauh-jauh hari. "Baik yang berkaitan dengan teknis mulai dari waktu dan bagaimana penyelenggaraan ke depan mudah-mudahan ini akan bisa dijadikan bahan untuk mengambil keputusan tahun depan," papar Muhadjir.

Lantas bila ibadah Haji bisa digelar tahun depan, bagaimana dengan jemaah yang terpaksa tidak berangkat dari tahun 2020 hingga kini? Dipastikan Muhadjir, kuota Haji tahun berikutnya akan diprioritaskan bagi mereka yang gagal berangkat.

"Mereka yang mestinya berangkat tahun lalu itu sekarang juga tertunda dan merekalah yang akan diprioritaskan untuk (berangkat)," pungkas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. "Mudah-mudahan tahun depan sudah diperbolehkan kita mengirim atau sudah memungkinkan mengirim jemaah Haji."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait