Pria Bergolok Mengamuk Di Mapolresta Yogyakarta, Begini Penjelasan Polisi
AP Photo
Nasional

Seorang pria tidak kenal melemparkan cacian kepada petugas kepolisian dengan mengacungkan senjata tajam. Kini pria tersebut telah berhasil di amankan petugas kepolisian.

WowKeren - Belakangan, petugas kepolisian digegerkan dengan sikap seorang pria yang memaki aparat keamanan di Mapolresta Yogyakarta. Seorang pria tersebut melontarkan cacian sembari mengacungkan sebilah golok kepada aparat kepolisian. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (8/6).

Adapun kronologi kejadian tersebut yakni pada awalnya, pria tersebut tiba di depan Mapolresta Yogyakarta sekitar pukul 14.00 WIB. Kemudian ia memukul-mukul pagar besi Mapolresta memakai senjata tajam yang dibawanya. "Polisi-polisi bang***," teriak orang itu seraya mengacungkan goloknya.

Saat melakukan aksinya, pria tersebut mengenakan ikat kepala dan celana pendek. Melihat kedatangan pria bergolok tersebut, petugas yang berjaga di pos seketika menutup pagar besi di depan Mapolresta Yogyakarta.

Kemudian, pria itu tiba-tiba mempertanyakan sebuah kasus kepada polisi dengan nada tinggi. Ia pun berteriak meminta keadilan sebelum akhirnya berjalan ke arah barat menjauhi Mapolresta Yogyakarta.


Beberapa petugas bersenjatakan senapan laras panjang lalu mengejar pria tersebut. Akhirnya pria bergolok itu pun berhasil diamankan oleh beberapa polisi yang berada di pertigaan Jalan Bhayangkara. Kemudian pria itu lantas digiring petugas ke Mapolresta Yogyakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Kepala Subbagian Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul menuturkan bahwa pihaknya kini tengah memeriksa pria bergolok itu yang diketahui berinisial A dan berasal dari Tuban, Jawa Timur. Akan tetapi, pihak kepolisian belum bisa memastikan motif dari pelaku.

Berdasarkan pengakuan A, ia melakukan hal-hal itu lantaran mendapatkan bisikan atau suara-suara dari dalam kepalanya. "Dari pemeriksaan awal ini, yang bersangkutan sepertinya mendengar (suara dari kepala), seperti halusinasi," tutur Timbul di Mapolresta Yogyakarta, Selasa (8/6).

Lebih lanjut, Timbul memastikan bahwa proses penangkapan pelaku, tidak menggunakan senjata api. "Yang bersangkutan sepertinya sedikit linglung atau gangguan jiwa, tapi kita akan adakan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Salah satu saksi yakni Dwi Agus, warga Mirican, Depok, Condongcatur sementara mengaku melihat pelaku berada di seberang Korem 072/Pamungkas sebelum akhirnya tiba di Mapolresta Yogyakarta. "Tadi dia di sana (Korem) sudah bawa parang, lihat-lihat kiri kanan seperti orang tidak fokus," tutur Agus kepada CNNIndonesia.com.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait