Kunjungi MUI, Dubes Saudi Tegaskan Pembatalan Keberangkatan Haji Indonesia Tak Terkait Diplomasi
Wikimedia Commons/Hajj 2008
Nasional
Polemik Ibadah Haji 2021

Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi, lantas membicarakan pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia kala berkunjung ke Kantor MUI pada Selasa (8/6).

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji tahun ini. Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi, lantas membicarakan keputusan pemerintah Indonesia tersebut kala berkunjung ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Selasa (8/6).

Dalam kesempatan tersebut, Syekh Essam membantah tanggapan bahwa pembatalan keberangkatan haji tahun ini disebabkan oleh masalah diplomasi. Ia menegaskan bahwa keputusan pemerintah Indonesia untuk membatalkan pemberangkatan haji 2021 sama sekali tak berhubungan dengan relasi RI-Saudi.

"Masalah pembatalan keberangkatan jamaah haji Indonesia tidak ada kaitannya dengan hubungan baik yang sudah terjalin antara Saudi dan Indonesia," ujar Essam di Jakarta. "Tidak ada pula hubungannya dengan penggunaan merek vaksin tertentu dan produsen tertentu seperti yang selama ini berkembang di media."

Lebih lanjut, Syekh Essam juga menegaskan bawha Kerajaan Saudi hingga saat ini masih belum mengirimkan undangan haji ke negara lain, termasuk Indonesia. Alasannya adalah situasi pandemi virus corona (COVID-19).


Tak hanya membahas soal Ibadah Haji 2021, Syekh Essam juga sempat berbicara mengenai kerjasama antara MUI dengan Kerajaan Saudi dalam kesempatan tersebut. Adapun kerjasama tersebut meliputi bidang ukhuwah, dakwah, dan sebagainya yang berorientasi pada penguatan Islam Wasathiyah di kawasan Arab Saudi, Indonesia, maupun dunia internasional.

Sebelumnya, Syekh Essam sudah sempat memberi klarifikasi terkait pembatalan keberangkatan jemaah haji Tanah Air lewat surat yang ditujukan kepada Ketua DPR Puan Maharani. Lewat surat tertanggal 3 Juni 2021 itu, Syekh Essam menyatakan bahwa dari negaranya memang belum ada instruksi apapun terkait pelaksanaan Ibadah Haji 2021. Belum jelasnya regulasi untuk Haji ini tak hanya berlaku bagi jemaah Indonesia tetapi juga negara-negara lain.

"Dalam kaitan ini saya ingin memberitahu kepada Yang Mulia (Ketua DPR RI) bahwa berita-berita tersebut tidaklah benar," papar Dubes Essam dalam suratnya, dilansir dari Kompas pada Jumat (4/6). "Dan hal itu tidaklah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi."

Syekh Essam berharap klarifikasinya bisa meredam berbagai informasi hoaks yang beredar di luar. Selain itu, Syekh Essam juga mendorong agar siapapun yang hendak mengikuti kegiatan Haji supaya berkomunikasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak berwenang seperti kedutaan atau otoritas resmi terkait supaya informasi yang diterima benar serta dapat dipercaya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts