Lestarikan Tembang 80-an, Andien Cs Rilis Mini Album 'Lagu Baru dari Masa Lalu'
Instagram/andienaisyah
Musik

Andien bersama sejumlah musisi lain terlibat dalam sebuah project mini album berjudul 'Lagu Baru dari Masa Lalu'. Album tersebut sebagai upaya mempopulerkan lagi lagu-lagu hit 80an.

WowKeren - Andien berusaha mempopulerkan kembali lagu-lagu lawas tahun 80-an. Bersama Dhira Bongs, Kurosuke, Aya Anjani ft Parlemen Pop hingga Vira Thalisa, Andien bakal menyanyikan kembali tembang lawas era 80'an. Ada lima lagu yang disajikan dalam album mini berjudul "Lagu Baru dari Masa Lalu".

Andien mengaku merasa tersanjung dilibatkan dalam penggarapan mini album tersebut. Terlebih ia membawakan lagu favorit "Kisah Insani" yang dulu dinyanyikan Chrisye dan Vina Panduwinata. Meski begitu, tak dipungkiri Andien juga cukup terbebani.

"Pertama saat dihubungi, gue langsung bilang iya. Karena gue suka banget menyanyikan lagu di era lama. Gue berpikir mungkin nggak ya bawain lagu ini? Karena vibenya beda banget. Tapi gue percaya 100 persen ke Mondo (rekan Andien) menjadikan ini lagu gue," ungkap Andien saat jumpa pers virtual pada Rabu (16/6) kemarin.

Selain hits Vina Panduwinata dan Chrisye, ada pula karya penyanyi Ermy Kulit lewat lagu "Walau Dalam Mimpi". Penyanyi asal Bandung, Dhira Bongs yang berkesempatan menyanyikan lagu tersebut. "Lumayan banyak dirombak seperti tempo, aransemen chord dan lain-lain," ujar Dhira Bongs.


Menyusul penyanyi lain yang membawakan tembang lawas adalah Aya Anjanift Parlemen Pop. Spesialnya, Aya menyanyikan lagu yang diciptakan sang ayah Yockie Suryoprayogo berjudul Terbanglah Lepas.

Album "Lagu Baru dari Masa Lalu" merupakan proyek kerjasama antara MLDSpot dan Yayasan Irama Nusantara. Album tersebut dibuat dengan tujuan untuk melestarikan lagu-lagu lawas yang legendaris.

"Mini album ini merupakan upaya nyata guna melestarikan dan mempopulerkan kembali lagu-lagu legendaris. Semoga juga menjadi pesan kepada generasi muda bahwa Indonesia memiliki banyak warisan musik berkualitas," terang Goardan Saragih, perwakilan MLDSpot.

Senada dengan MLDSpot, yayasan yang didirikan untuk mengarsipkan musik piringan hitam, kaset hingga menjadi format digital ini berharap makin banyak lagi wawasan musik nusantara yang dikenal generasi muda.

"Intinya di sini mau membawakan lagu ini ke generasi yang baru. Dari yang sebelumnya nggak tahu, terus sekarang jadi tahu. Bukan untuk saling tanding tapi mendukung," pungkas Gerry Apriryan selaku Program Manager of Irama Nusantara.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts