Tepeng vokalis Steven & Coconut Treez sempat dikabarkan meninggal karena terpapar Covid-19. Rekan satu band dan manager Tepeng pun akhirnya memberikan klarifikasi.
- Amelia Nur Fatimah
- Selasa, 22 Juni 2021 - 16:35 WIB
WowKeren - Tepeng Vokalis Steven & Coconut Treez meninggal dunia pada Selasa (22/6) pagi. Pria bernama asli Steven Anugrah Kaligis itu sempat terpapar Covid-19 sebelum meninggal. Tapi rekan band Tepeng menegaskan bahwa temannya itu meninggal bukan karena Covid-19.
Diungkap oleh Tege, salah satu personel Steven & Coconut Treez, Tepeng meninggal karena penyakit yang sudah 4 tahun dideritanya. Tege mengungkap bahwa Tepeng sudah 4 tahun menahan sakit gagal ginjal yang ia derita.
"Innalillahi telah kawan kita, kerabat kita, vokalis handal saya juga, Stevan Anugrah Kaligis karena sakit memang. Jujur aja emang selama 4 tahun ini beliau menahan sakit, beliau sakit gagal ginjal ya berobat dan mengikuti pengobatan," jelas Tege pada WowKeren usai pemakaman di di TPU Kemiri Utan Kayu Jakarta Timur, Selasa (22/6). "Cuman emang ada beberapa hal yang bikin keadaan dia drop. Mungkin karena kecapaian masuk rumah sakit."
Tege kemudian membahas soal kabar Tepeng yang meninggal karena Covid-19. Tege mengungkap bahwa Steven sudah dinyatakan negativ Covid-19 beberapa hari sebelum akhirnya meningggal. Tege pun meminta publik untuk memberikan doa terbaik untuk mendiang Tepeng.
"Memang awalnya positif, cuman beberapa hari kemarin udah negatif. Tapi karena ginjalnya itu udah merenggut organ lain ya jdi drop lagi. Senen itu udah negatif, karena ginjal makin parah dia nggak tahan lagi yaa udah jalannya memang, semoga beliau tenang di sana dan keluar baik di sana. Minta doanya buat semuanya," beber Tege.
Sang manajer, Putra, juga turut menyampaikan klarifikasi mengenai kabar tersebut. Putra menjelaskan bahwa Tepeng meninggal usai penyakit gagal ginjalnya kambuh saat akan pulang dari rumah sakit pasca sembuh dari Covid-19.
"Intinya kita cuman mau klarifikasi yang sebenernya. Seperti yang disampaikan kakak Rival tadi sempat Covid-19 terus udah negatif senin kemarin. Terus pas mau pulang ginjalnya kambuh dan sempat akhirnya tadi pagi beliau menghembuskan nafas terakhir," pungkas Putra.
(wk/amel)