Michael B. Jordan Minta Maf Usai Ditegur Nicki Minaj Lakukan Perampasan Budaya Untuk Bisnisnya
Instagram
Selebriti

Michael B. Jordan memohon maaf dengan tulis usai label bisnisnya ditegur telah merampas budaya lain. Nicki Minaj pun diketahui ikut berkomentar atas kecaman yang diterima Michael.

WowKeren - Aktor asal Amerika Michael B. Jordan tengah menjadi perbincangan hangat publik usai nama label untuk bisnisnya disebut sebagai perampasan budaya. Bahkan musisi Nicki Minaj juga ikut menegur dan mengingatkan Michael bahwa nama tersebut tak seharusnya digunakan.

Sebelumnya, Michael baru saja merilis bisnis baru dan menamainya dengan sebutan J'Ouvert. Sayangnya, bisnis Michael itu tak mendapatkan respons positif dari masyarakat lantaran dianggap telah merampas budaya lain. Alhasil, Michael menerima kritik tajam dari publik perihal bisnis barunya.

Baru-baru ini pun, Michael buka suara atas kecaman publik itu. Ia segera meminta maaf saat mengetahui jika nama bisnisnya telah menyinggung kalangan lain. Pemain film "Black Panther" itu mengaku sama sekali tak mengetahui jika J'Ouvert merupakan nama sebuah karnaval yang dirayakan di pulau Karibia.

"Saya hanya ingin mengatakan atas nama diri sendiri & mitra saya, niat kami tidak pernah menyinggung atau menyakiti budaya," terang Michael melalui Story Instagram-nya. "Kami mencintai & menghormati & berharap untuk merayakan & menyinari cahaya positif."


Michael juga mengaku telah banyak belajar dan merenungkan perihal kesalahan nama yang dilakukannya. Aktor berusia 34 tahun itu mengatakan telah banyak belajar dan terlibat diskusi dengan berbagai pihak.

"Beberapa hari terakhir banyak yang mendengarkan. Banyak belajar & terlibat dalam percakapan komunitas yang tak terhitung jumlahnya," tambah Michael.

Atas teguran tersebut, Michael pun mengambil sikap dengan memutuskan untuk mengubah nama bisnis label J'Ouvert-nya. Ia dengan tulus meminta maaf dan berharap produk bisnisnya kelak dapat diterima di masyarakat. Meski begitu, belum diketahui dengan pasti apa nama baru yang akan digunakan Michael untuk melabeli bisnisnya.

"Kami mendengarmu. Saya mendengar Anda & ingin memperjelas bahwa kami sedang dalam proses penggantian nama," pungkas Michael. "Kami dengan tulus meminta maaf & berharap dapat memperkenalkan merek yang dapat kami banggakan."

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts