RI Pecah Rekor Catat 20.574 Kasus Positif COVID-19 Dalam Sehari
Nasional

Rekor kasus virus corona (COVID-19) harian sebelumnya tercatat pada Rabu (23/6) kemarin, kala Indonesia melaporkan 15.308 kasus positif COVID-19 dalam sehari.

WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia terus mengalami peningkatan selama beberapa waktu terakhir. Indonesia bahkan memecahkan rekor dengan mencatat 20.574 kasus positif COVID-19 dalam sehari pada Kamis (24/6).

Rekor kasus COVID-19 harian sebelumnya tercatat pada Rabu (23/6) kemarin, kala Indonesia melaporkan 15.308 kasus positif dalam sehari. Kini, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Indonesia telah mencapai angka 2.053.995.

Adapun jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh pada hari ini tidak sampai separuh dari jumlah kasus baru. Tercatat ada 9.201 pasien COVID-19 sembuh baru pada hari ini, sehingga total angka kesembuhan Indonesia telah mencapai 1.826.504.

Sementara itu, kasus kematian akibat COVID-19 bertambah sebanyak 355 kasus pada hari ini. Dengan demikian, total kasus kematian akibat COVID-19 di Tanah Air telah mencapai 55.949 kasus.


Perkembangan COVID-19

Twitter/@KemenkesRI

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 per Rabu (23/6), kasus kematian akibat COVID-19 di Indonesia didominasi oleh kelompok usia 60 tahun ke atas, yakni sebesar 50 persen. Sementara itu, kelompok usia 46 hingga 59 tahun mencatat 35,1 persen dari total kasus kematian COVID-19 Tanah Air.

Sebanyak 11,1 persen kematian COVID-19 di Indonsia berasal dari kelompok usia 31 hingga 45 tahun, dan 2,7 persen berasal dari kelompok usia 19 hingga 30 tahun. Sedangkan kelompok usia 0 hingga 5 tahun dan 6 hingga 18 tahun masing-masing menyumbang 0,6 persen kematian COVID-19 di Indonesia.

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo menolak untuk menerapkan lockdown dan menegaskan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro adalah kebijakan yang paling tepat untuk saat ini. Menurut Jokowi, pemerintah telah mempelajari berbagai opsi penanganan COVID-19 dengan memperhitungkan kondisi sosial, ekonomi, politik Indonesia dan juga pengalaman negara lain.

Selain itu, Jokowi menuturkan bahwa PPKM Mikro dirasa paling tepat karena dapat mengendalikan COVID-19 tanpa harus mematikan ekonomi rakyat. Jokowi juga menilai bahwa PPKM Mikro dan lockdown memiliki esensi sama, yakni membatasi kegiatan masyarakat. Oleh sebab itu, sang Presiden meminta agar keduanya tidak dipertentangkan.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait