Ki Manteb Sudharsono dalang yang dikenal dengan slogan 'Pancen Oye' meninggal dunia pada Jumat (2/7). Berikut profil serta biodata lengkap seorang Ki Manteb Sudharsono.
- Sisilia Rizky Azalea
- Jumat, 02 Juli 2021 - 13:07 WIB
WowKeren - Kasus kematian akibat virus Covid-19 kembali terjadi. Kali ini dalang kondang Ki Manteb Sudharsono yang kian dikenal usai menjadi iklan Oskadon "Pancen Oye" telah meninggal dunia pada Jumat (2/7). Kabarnya Ki Manteb meninggal dunia usai terpapar virus Covid-19.
Sementara itu, Ki Manteb meninggal dunia di usia 72 tahun. Kepergiannya itu meninggalkan seorang istri dan enam orang anak. Keenam anak Ki Manteb itu yakni Danang Suseno, Gator Tetuko, Medhot Samiyana, Retno Palupi, Endar Maryati, dan terakhir Anik Wijayanti. Dalang kondang itu juga meninggalkan seorang istri bernama Suwarti.
Sepanjang kariernya Ki Manteb dikenal dengan sebutan Dalang Setan. Ki Manteb diketahui lahir pada 31 Agustus 1948 di Palur, Mojolaban, Sukaharjo, Jawa Tengah. Ki Manteb dilahirkan dari pasangan suami istri bernama Hardjo Brahim Hardjowijoyo dan Hj, Sri Suwarni.
Ki Manteb dikenal sebagai pelopor perpaduan seni wayang dengan peralatan musik modern. Tak khayal jika Ki Manteb dijuluki sebagai dalang wayang kulit kondang di Tanah Air.
Saat ini, Ki Manteb berdomisili di Dusun Sekiteran, Kelurahan Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Yang mana Ki Manteb juga akan dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya yang berada di kediamannya itu.
Ki Manteb dulunya pernah mengenyam pendidikan di STM Manahan, Solo. Sayangnya, sekolahnya harus terbengkalai lantaran terlalu laris menjadi dalang sejak kecil. Akhirnya, Ki Manteb memutuskan berhenti bersekolah dan mendalami karier seni wayangnya.
Bahkan demi meningkatkan keahliannya, Ki Manteb rela berguru pada dalang kondang pada masa itu yakni Ki Narto Sabdo dan Ki Anom Suroto. Karier Ki Manteb lantas semakin meroket sejak menggelar pertunjukan Banjaran Bima sebulan sekali dalam setahun penuh di Jakarta pada 1987 silam.
Pertunjukan Banjaran Bima itu lantas diminati berbagai macam kalangan masyarakat Indonesia lantaran berkisah tentang kelahiran hingga kematian Bima si tokoh Pandawa. Kian sukses, Ki Manteb berhasil mendapatkan rekor MURI usai mendalang 24 jam tanpa henti dengan lakon Baratayudha lantaran diklaim sebagai pentas wayang kulit terlama yang pernah ada.
(wk/Sisi)