Meninggal Karena COVID-19, Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Dari Bio Farma Dimakamkan dengan Prokes
Unsplash/Martin Sanchez
Nasional

Kepala Kantor Komunikasi Publik Universitas Padjajaran, Dandi Supriadi, menyebut mendiang dr Novilia Sjafri sebagai salah seorang pejuang kesehatan yang sangat berjasa dalam mengatasi pandemi.

WowKeren - Kepala tim uji klinis vaksin Sinovac dari PT Bio Farma, dr Novilia Sjafri, dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (7/7) karena terpapar COVID-19. Mendiang dikebumikan di Cimahi, Jawa Barat, dengan protokol COVID-19.

"Dr Novilia sudah dimakamkan tadi siang (Rabu) di Cimahi, dekat kediamannya dengan menggunakan protokol COVID-19," ungkap Kepala Kantor Komunikasi Publik Universitas Padjajaran, Dandi Supriadi, di Bandung, Rabu.

Diketahui, mendiang turut berjasa dalam riset uji klinis Vaksin Sinovac sejak tahun 2020 lalu. Novilia juga merupakan dosen berstatus luar biasa atau tidak tetap di Fakultas Farmasi Unpad.

"Beliau adalah salah seorang pejuang kesehatan yang sangat berjasa dalam mengatasi pandemi ini, terutama dalam hal pengujian klinis vaksin," papar Dandi. "Semoga jejak jasa yang ditinggalkan beliau menjadi inspirasi bagi kita semua dan hasil jerih payahnya tersebut menjadi manfaat bagi kita dalam menghadapi pandemi COVID-19."


Kepergian Novilia turut membuat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berduka. Dalam unggahannya di media sosial, Ridwan Kamil memaparkan bahwa Novilia telah mengetes belasan jenis vaksin untuk keamanan kesehatan warga Indonesia sepanjang kariernya.

"Almarhumah adalah pahlawan kita di era pandemi ini. Duka cita dan doa kita untuk semua nakes dan mereka yang berpulang dalam tugasnya," tulis Ridwan Kamil. "Doa kita semua juga untuk semua yang sedang berjuang sembuh dari covid di hari-hari panjang ini."

Ridwan Kamil pun mengajak masyarakat untuk mendoakan korban pandemi COVID-19 dan seluruh pihak yang kini juga masih berjuang melawan virus tersebut.

Di sisi lain, Indonesia kembali memecahkan rekor kasus COVID-19 pada Rabu kemarin dengan melaporkan 34.379 kasus baru dalam sehari. Kasus kematian akibat COVID-19 juga bertambah sebanyak 1.040 kasus.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait