BKN Ingatkan Peserta CPNS 2021 Jangan Tunda Daftar, Ini Alasannya
Twitter/KementerianLHK
Nasional

Sudah ada 1,1 juta pendaftar CPNS sampai Kamis (8/7) siang hari ini, namun kurang dari 400 ribu di antaranya yang sudah menyelesaikan pendaftaran. BKN pun menyoroti fenomena ini.

WowKeren - Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 sudah dibuka per 30 Juni 2021 kemarin. Sedianya tahap pendaftaran diselenggarakan sampai 21 Juli 2021 mendatang.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) pun terus memberikan perkembangan seleksi rekrutmen ini. Termasuk imbauan BKN agar para peserta jangan menunda-nunda pendaftaran jika memang sudah menentukan pilihannya.

Rupanya BKN memerhatikan kapasitas server situs yang diakses banyak pendaftar dalam waktu bersamaan. Sehingga bukan tidak mungkin jika portal pendaftaran CPNS, yakni SSCASN, akan lebih padat menjelang penutupan periode pendaftaran.

"Jangan juga kita serbu di awal-awal tapi di akhir-akhir baru lamar. Biasanya di tengah- tengah agak sepi," terang BKN, Kamis (8/7). "Soalnya pelamar itu biasa daftar akun di awal, tapi submit di akhir."

Karena itulah, BKN sekali lagi mengingatkan agar peserta segera mendaftar apabila sudah menentukan pilihan di instansi dan formasi mana akan mengabdi. "Pokoknya intinya baca semua baik-baik. Kalau udah yakin baru daftarkan," tegas BKN menambahkan.


Tentu tak lupa BKN juga memberikan perkembangan terkini perihal jumlah pendaftar di masing-masing instansi yang membuka rekrutmen tahun ini. Dan di Instagram Story yang diunggah di akun resmi BKN, @bkngoidofficial, disebutkan sudah ada 1.100.945 peserta yang mengisi formulir pendaftaran.

Data ini terakhir diperbarui pada Kamis (8/7) pukul 11.42 WIB. Dari sejuta lebih pendaftar itu, baru 358.984 yang sudah submit alias menyelesaikan proses pendaftaran.

Kementerian Hukum dan HAM menjadi instansi dengan pelamar terbanyak. Diikuti dengan Kementerian Perhubungan, Kejaksaan Agung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemprov Jawa Timur, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, dan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Sementara terdapat 10 instansi pula yang minat pendaftarnya masih sedikit. Yakni Badan Pemeriksa Keuangan yang masih nol pendaftar, diikuti Pemkab Maybrat, Pemkab Kepulauan Tanimbar, Pemkab Fakfak, Pemkab Sorong Selatan, Pemkab Teluk Wondama, Pemkab Kaimana, Pemkab Manokwari Selatan, Pemkab Maluku Barat Daya, dan Pemkab Pakpak Bharat.

Jangan lupa pertimbangkan pula distribusi pendaftar ini untuk menentukan ke mana akan mendaftar ya. Sebab menjadi abdi negara bukan hanya perkara kemampuan menyelesaikan seluruh tahapan seleksi tetapi juga harus pandai mengatur strategi. Semoga sukses!

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait