Ternyata Ini Alasan Jo In Sung Tak Punya Akun Medsos Sampai Sekarang
Selebriti

Selasa (27/7) Jo In Sung melakukan wawancara online dengan pers. Setelah membicarakan film barunya yang berjudul 'Escape from Mogadishu', ia membahas kehidupan pribadinya.

WowKeren - Di tengah era di mana media sosial terasa seperti kebutuhan primer, Jo In Sung justru tak tertarik untuk menggunakannya. Aktor kelahiran 1981 tersebut membagikan alasan mengejutkan mengapa dia tidak menggunakan media sosial.

Pada Selasa (27/7) Jo In Sung melakukan wawancara online dengan pers. Setelah membicarakan film barunya yang berjudul "Escape from Mogadishu", aktor yang lahir di Gangdong-gu, Seoul itu membahas kehidupan pribadinya.

Banyak penggemar selalu bertanya-tanya mengapa Jo In Sung tidak menggunakan media sosial, dia ditanya mengapa. Untuk pertanyaan ini, bintang drama "It's Okay, That's Love" itu akhirnya mengungkapkan jawabannya.

"Aku tahu Instagram adalah cara termudah untuk berkomunikasi dengan penggemar, tapi bukan berarti aku sengaja tidak menggunakannya. Ini lebih seperti aku yang tidak bisa menggunakannya," kata Jo In Sung.


Ternyata Ini Alasan Jo In Sung Tak Punya Akun Medsos Sampai Sekarang

Source Foto: IOK Company

Aktor yang pernah beradu akting dengan Gong Hyo Jin itu menjelaskan apa yang menjadi ketakutannya. "Aku takut aku akan salah ketik. Aku merasa akan terlalu memalukan jika aku membuat kesalahan ejaan," ujarnya.

"Mendaftar (membuat akun) Instagram juga merupakan tugas besar bagiku. Semuanya sangat rumit. Aku pikir aku adalah orang yang analog," lanjut Jo In Sung.

Jo In Sung memulai debutnya dengan drama KBS "School 3" pada tahun 2000 di mana ia mendapatkan banyak perhatian karena ketampanan serta rasio tubuh yang luar biasa. Karena Jo In Sung tidak aktif di media sosial, baru-baru ini ia aktif tampil di berbagai video YouTube untuk para penggemar.

Sementara itu, "Escape from Mogadishu" dijadwalkan tayang di bioskop pada 28 Juli. Film ini berkisah tentang diplomat saingan dari Korea Utara dan Korea Selatan terjebak saat perang saudara berkecamuk di Mogadishu, Somalia. Tanpa bantuan dari kedua pemerintah, satu-satunya kesempatan mereka untuk bertahan hidup membutuhkan penyatuan dengan musuh bebuyutan untuk melarikan diri.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts