Karyawannya Bawa Uang Rp 4 M Tewas Dalam Kecelakaan Speedboat Halmahera, BRI Angkat Bicara
Pxhere
Nasional

Menurut pemimpin BRI KC Ternate, Ardi Ahmad Muharram, korban tengah melakukan tugas Tambahan Kas pada saat kejadian. Kecelakaan terjadi pada Jumat (6/8).

WowKeren - Kecelakaan dua speedboat di perairan Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Jumat (6/8) kemarin menewaskan Barry Hamdany Abubakar, seorang pegawai BRI KC Ternate. Pada saat kecelakaan, Barry yang merupakan Supervisor Kantor Kas Obi diketahui tengah membawa uang senilai Rp 4 miliar.

Pihak BRI KC Ternate pun menyampaikan rasa belasungkawa atas kecelakaan yang menimpa Barry. Menurut pemimpin BRI KC Ternate, Ardi Ahmad Muharram, mendiang Barry telah menunjukkan dedikasi semasa hidupnya.

"Selama berkarier, almarhum menunjukkan dedikasi dan integritas," tutur Ardi. "Oleh karenanya kami mengucapkan terima kasih dan akan memberikan apresiasi kepada keluarga yang ditinggalkan."

Lebih lanjut, Ardi mengungkapkan bahwa Barry tengah melakukan tugas Tambahan Kas pada saat kejadian. Adapun kegiatan tersebut juga telah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.


"Adapun tambahan kas merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk mendukung operasional unit kerja BRI yang membutuhkan tambahan kas," papar Ardi. "Terlebih penggunaan transaksi dengan menggunakan uang kas di wilayah rural atau daerah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil) masih cukup tinggi."

Sementara itu, sebagian uang yang dibawa oleh mendiang Barry telah dicari oleh warga dan petugas penyelam. Menurut Polres Halmahera Selatan, pihaknya telah berhasil menemukan uang senilai Rp 2,99 miliar.

"Polres, Polsek bersama masyarakat dan Pospal Angkatan Laut dan Basarnas melakukan pencarian," ungkap Wakapolres Halmahera Selatan Kompol Rusli Mangoda pada Sabtu (7/8).

Menurut Rusli, uang yang ditemukan tersebut dihitung langsung oleh pihak BRI Labuha yang disaksikan oleh petugas dan masyarakat. Tim akan tersebut berusaha untuk mencari sisa uang sekitar Rp 1 miliar lainnya.

"Berdasarkan keterangan dari pihak BRI, uang Rp4 miliar itu di-packing di dalam kardus. Namun ada saksi yang belum bisa dimintai keterangan karena sedang mengantar jenazah korban ke Ternate," pungkasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait