Potensi Tsunami Megathrust Selatan Jawa Diprediksi Bisa Sampai Jakarta Hingga Nyaris Sentuh Istana
Unsplash/ Ilona Froehlich
Nasional

Menurut Kepala Laboratorium Geodesi ITB, Heri Andreas, hasil pemodelan menunjukkan bahwa kekuatan gempa dapat mencapai magnitudo 8,7 hingga 9,0 dan diikuti dengan tsunami hingga 20 meter tingginya.

WowKeren - Pakar Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan peringatan terkait potensi gempa bumi megathrust selatan Jawa yang memiliki kekuatan sangat besar dan kini berada di ujung siklus pengulangan (earthquake cycle). Data GNSS (Global Navigation Satellite System) mengkonfirmasi adanya akumulasi energi di bagian megathrust Selat Sunda hingga Pelabuhan Ratu dan Selatan Parangtritis hingga selatan Pantai Jawa Timur.

Menurut Kepala Laboratorium Geodesi ITB, Heri Andreas, hasil pemodelan menunjukkan bahwa kekuatan gempa dapat mencapai magnitudo 8,7 hingga 9,0 dan diikuti dengan tsunami hingga 20 meter tingginya. Adapun gelombang tsunami tersebut bahkan bisa mencapai pesisir Jakarta dengan ketinggian 1 hingga 1,5 meter. Pemodelan juga menunjukkan bahwa run-up tsunami nyaris menyentuh Istana.

"Namun demikian fakta saat ini pesisir Jakarta wilayahnya sudah ada di bawah laut hingga minus 1-2 meter, ini artinya potensi tsunami akan lebih besar," ungkap Heri dalam keterangannya, Senin (16/8). "Berdasarkan hasil simulasi model, run-up tsunami dapat mencapai sebagian besar Pluit, Ancol, Gunung Sahari, Kota Tua hingga Gajah Mada. Kalau kita perhatikan modelnya ternyata nyaris menyentuh Istana."


Lebih lanjut, Heri memaparkan bahwa hasil pemodelan tersebut menyiratkan bahwa tanggul pantai atau laut di Jakarta akan memiliki peran yang sangat penting. Bukan hanya mencegah bajir rob, namun juga melindungi Ibu Kota dari tsunami.

"Untuk itu kita harus mendukung pemerintah dalam mempercepat upaya pembangunan tanggul sepanjang pesisir Jakarta," lanjutnya. "Fakta ini mau tidak mau harus diungkap, meskipun terkesan menakut-nakuti."

Heri menuturkan bahwa gempa bumi dan tsunami adalah bencana alam yang hampir tidak mungkin dicegah. Yang bisa dilakukan adalah bersiap menghadapinya, salah satunya adalah dengan menyiapkan tanggul pantau atau laut.

"Untuk itu sekali lagi, kita harus mendukung pemerintah dalam mempercepat proses pembangunan tanggul di pesisir Jakarta. Takutnya tsunami-nya keburu datang, karena saat ini tengah di ujung perulangan," pungkas Heri.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait