Setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus pornografi, Dinar Candy mengaku kapok. DJ seksi itu menyebutkan bahwa ayahnya tidak berani keluar rumah lantaran tetangga mengira dirinya dipenjara.
- Intan Maharani
- Jumat, 20 Agustus 2021 - 14:30 WIB
WowKeren - Dinar Candy sebelumnya sempat membuat geger masyarakat karena turun ke jalan hanya memakai bikini memprotes perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Aksi nekatnya itu pun berbuntut panjang hingga ayahnya dikabarkan jatuh sakit usai mendengar berita tentangnya.
Meski status tersangka disematkan pada Dinar atas kasus pornografi dan pelanggaran UU ITE, ia masih beraktivitas selayaknya orang biasa. Namun ternyata kabar itu justru berkembang begitu liar di kampung halamannya.
"Sebenarnnya Dinar diundang talk show masih nggak berani. Di luar sana, di kampung Dinar, bapak Dinar sampai nggak berani ke luar rumah. Anggapan di kampung tuh Dinar melakukan pornografi yang cowok sama cewek," ungkap Dinar dilansir dari Insertlive saat ditemui di studio Trans TV, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/8).
Selain itu, Dinar menceritakan bahwa ayahnya menjadi terpuruk akibat dihujat warga sekitar di kampungnya. Tetangganya di kampung banyak yang salah paham dan mengira DJ seksi itu terjerat kasus pornografi berupa video asusila. Sebagai buntutnya, ia sampai sekarang belum bertegur sapa dengan sang ayah sama sekali.
"Jadi hujatan ke bapak. Bapak tuh terpuruk. Aku sampai sekarang belum ngomong ke bapak. Saat ditangkap, pertama kali hubungin itu mama," jelas Dinar.
Tak hanya isu dirinya melakukan perbuatan asusila, kabar di kampung Dinar pun tidak jelas kebenarannya. Saat ini, ia hanya diberlakukan wajib lapor namun tetangga di kampung mengira dirinya dipenjara atas kasus yang menimpanya.
"Dinar dikeluarin ya sudah karena kooperatif. Dinar wajib lapor itu nggak ter-blow up (di kampung). Di kampung dikira Dinar dipenjara," tuturnya.
Setelah kasus ini berbuntut panjang dan menjadi bumerang untuk diri sendiri beserta keluarga, Dinar mengaku kapok. Meski emosinya tidak stabil, ia berjanji akan lebih berpikir panjang sebelum bertindak ke depannya.
"Aku tuh emosi aku naik turun, aku nggak pikir panjang. Ke depan aku harus melihat orangtua dan adik-adik. Kalau aku lakukan kesalahan yang malu bukan aku saja, tapi keluarga," pungkas Dinar.
(wk/inta)