Menlu menyampaikan kabar baik mengenai kondisi COVID-19 di Indonesia. Meski demikian, Menlu juga tetap mengimbau dan meminta masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Jumat, 20 Agustus 2021 - 15:08 WIB
WowKeren - Angka COVID-19 di Indonesia saat ini masih terbilang tinggi. Meski demikian, diketahui berangsur-angsur mulai menunjukkan penurunan kasus aktif COVID-19.
Sementara itu, dalam konferensi pers virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (19/8), Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan kabar baik mengenai kondisi COVID-19 di Indonesia. Retno mengatakan bahwa Indonesia berhasil menekan laju penyebaran kasus COVID-19 pada periode 12 hingga 19 Agustus 2021, bahkan menurun hingga persentase minus 22 persen.
Menurut Retno, penurunan yang terjadi itu tidak lain juga dikarenakan adanya kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Tidak hanya itu, pelaksanaan percepatan vaksinasi COVID-19 juga dinilai turut andil dalam menekan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia.
Retno menuturkan bahwa dua langkah tersebut juga dilakukan oleh negara-negara di dunia dalam menghadapi pandemi. Selain menekan laju penyebaran COVID-19, langkah tersebut dinilai juga dapat mengurangi kemungkinan adanya hospitalisasi serta tingkat kematiannya.
"Untuk mengurangi penyebaran virus, dua langkah utama yang dilakukan negara-negara dunia yakni pembatasan kegiatan masyarakat serta percepatan vaksinasi," ungkap Retno. "Selain untuk mengurangi risiko penularan, vaksinasi dapat mengurangi kemungkinan tingkat kematian."
Lebih lanjut, Retno mengungkapkan bahwa informasi mengenai pembatasan dan vaksinasi itu atas dasar data yang diperolehnya dari berbagai negara. Menurutnya, mayoritas mereka terpapar COVID-19 dan harus dirawat secara intensif merupakan yang belum divaksin.
"Data dari berbagai negara, mayoritas mereka yang terinfeksi dan menjalani rawat inap adalah mereka yang belum divaksin," jelas Retno. Ia juga menyampaikan data COVID-19 yang ada di sejumlah negara mengalami lonjakan kasus.
Meski di Indonesia mengalami penurunan, Retno berharap dan meminta agar masyarakat Indonesia tetap menjalankan protokol kesehatan dengan tertib dan ketat. Jangan sampai terlena dan lengah dalam menghadapi virus COVID-19.
"Meski di Indonesia terjadi penurunan, jangan lengah," tandas Retno. "Maka mari kita terus berikhtiar, mari kita terus mendukung program vaksinasi dan mempercepat vaksinasi."
(wk/tiar)