Booster Moderna Bagi Non Nakes Disebut Bentuk Keserakahan Pejabat, Kemenkes Beri Klarifikasi
pexels.com/ Mufid Majnun
Nasional

Para tenaga kesehatan (nakes) mendapatkan suntikan ketiga atau booster vaksin Moderna. Akan tetapi, belakangan tersiar kabar bahwa adanya penyuntikkan dosis ketiga kepada non nakes.

WowKeren - Pemerintah saat ini juga tengah fokus melaksanakan percepatan vaksinasi COVID-19 terhadap masyarakat. Selain itu, pemerintah juga menyuntikkan dosis ketiga atau booster Moderna kepada tenaga kesehatan (nakes) selaku garda terdepan penanganan COVID-19.

Akan tetapi, baru-baru ini tersiar kabar bahwa booster juga diberikan kepada non nakes. Hal ini memicu reaksi dari masyarakat yang mengkritik kebijakan tersebut.

Kelompok pemantau situasi COVID-19, LaporCOVID-19, menilai bahwa kebijakan memberikan suntikan booster kepada non nakes itu merupakan bentuk keserakahan pejabat. Tetapi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan bahwa vaksin Moderna sudah didistribusikan ke provinsi di Indonesia.

Melalui akun Twitternya, @LaporCOVID, mereka mengutarakan bahwa booster kepada non nakes itu dinilai mencederai rasa keadilan bagi masyarakat. Mereka pun lantas menuding kebijakan itu sebagai bentuk sikap keserakahan pejabat.

"Booster vaksin Moderna yang didapatkan non-tenaga kesehatan mencederai rasa keadilan," tulisnya di Twitter, Selasa (24/8). "Praktik seperti ini menunjukkan sikap pejabat publik yang serakah."


LaporCOVID juga menyinggung perihal daerah yang mengalami kekurangan stok vaksin. Menurutnya hal ini menjadi ironi ketika sejumlah daerah mengalami kekurangan vaksin COVID-19, malah ada pihak yang menerima booster non nakes.

"Rebutan vaksin di tengah pandemi yang belum terkendali adalah ironi besar kemanusiaan di bangsa ini," imbuhnya. "Banyak masyarakat dan daerah yang mengeluhkan kekosongan stok."

Menanggapi kritikan tersebut, Juru bicara Kemenkes Bidang Vaksinasi dr Siti Nadia Tarmizi membantahnya dan menyebut bahwa dosis vaksin Moderna telah didistribusikan ke seluruh provinsi. Hal ini diungkapkannya kepada detik.com pada Selasa (24/8).

Selain itu, Nadia juga menegaskan bahwa para nakes bisa mendapatkan booster melalui fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing. Untuk nakes di klinik swasta, mereka bisa mengaksesnya melalui organisasi masing-masing.

"Kalau vaksin untuk nakes sudah kita distribusikan di provinsi, dan tinggal provinsi distribusikan di kabupaten/kota," tegas Nadia. "Untuk nakes kan vaksinasinya di pelayanan kesehatan masing-masing atau kalau nakesnya di klinik swasta bisa melalui organisasinya ya untuk koordinasi dengan dinkes provinsi atau dinkes kabupaten/kota."

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait