Meski sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan, penumpang berinisial S tersebut pada akhirnya meninggal dunia. Ia diketahui menumpangi pesawat Lion Air JT- 718 rute Jakarta-Pontianak.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 26 Agustus 2021 - 19:10 WIB
WowKeren - Seorang penumpang pesawat Lion Air rute Jakarta- Pontianak dilaporkan meninggal dunia usai sempat pingsan kala pesawat mendarat di Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Rabu (25/8). Meski sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan, penumpang berinisial S tersebut pada akhirnya meninggal dunia.
Terkait kejadian ini, pihak Lion Air pun buka suara. Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, pertolongan medis telah dilakukan sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP).
"Kondisi satu penumpang yang segera membutuhkan pertolongan medis lebih lanjut telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur oleh awak kabin, petugas layanan darat, bersama tim medis," ujar Danang dalam keterangannya, Kamis (26/8).
Danang menjelaskan bahwa awak kabin tetap memantau kondisi seluruh penumpang selama perjalanan udara. Tidak ada laporan tentang penumpang yang menunjukkan kondisi tertentu dan memerlukan penanganan medis.
Adapun pesawat Lion Air dengan kode penerbangan JT- 718 tersebut tiba di Bandara Internasional Supadio pada pukul 16.25 WIB. Saat pesawat sudah parkir di tempatnya, awak kabin mendapat informasi adanya seorang penumpang yang membutuhkan pertolongan medis.
Pimpinan awak kabin (senior flight attendant/SFA) dan kru lainnya langsung menghampiri penumpang tersebut. Usai mendapat keterangan detail, SFA langsung mengumumkan apakah ada dokter atau tenaga medis profesional di dalam penerbangan.
Lion Air juga berkoordinasi dengan petugas layanan darat tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan. Menurut tim medis, kondisi S sudah tak sadarkan diri di kabin pesawat kala mendarat.
Berdasarkan prosedur kerja penanganan penumpang, awak kabin langsung melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau dikenal resusitasi jantung paru. Mereka juga memberikan tabung oksigen portabel kepada penumpang tersebut.
Ia kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut. Namun pihak Lion Air mendapatkan informasi bahwa S meninggal dunia pada pukul 17.40 WIB.
"Atas nama manajemen dan seluruh karyawan Lion Air mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya penumpang S," pungkas Danang.
(wk/Bert)