Keluarga Korban Lapas Tangerang Pertanyakan Pintu Sel Tidak Dibuka Saat Kebakaran
Nasional
Kebakaran Lapas Tangerang

Salah satu keluarga korban yang mempertanyakan hal tersebut adalah Upik Hartanti yang kehilangan putra sulungnya, Rezkil Khairi, dalam kebakaran tersebut.

WowKeren - Korban jiwa kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten, kini bertambah menjadi total 44 orang. Tiga orang korban luka bakar serius yang dirawat di RSUD Kota Tangerang akhirnya meninggal dunia dan menambah total korban jiwa dari yang awalnya 41 orang.

Keluarga korban kebakaran lantas mempertanyakan bagaimana para napi tak bisa lari dari sel mereka untuk menyelamatkan diri kala api menjalar. Salah satu keluarga korban yang mempertanyakan hal tersebut adalah Upik Hartanti yang kehilangan putra sulungnya, Rezkil Khairi, dalam kebakaran tersebut. Upik dan suaminya, Nursin, meminta agar kejadian tersebut segera diusut oleh pihak berwajib.

"Ya diusutlah, karena kebakaran itu kalau sulit, apa bagaimana itu? Dia (korban) minta tolong, apa tidak dibuka (kunci sel tahanan)," tutur Upik di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada Kamis (9/9).

Upik kini berharap agar proses identifikasi jenazah Rezkil dapat segera diselesaikan. Ia mengungkapkan acara tahlil telah dimulai di rumahnya.


"Penginnya biar cepet prosesnya, biar anak saya tenang. Di rumah sudah mulai tahlil, sudah banyak keluarga yang datang," jelas Upik.

Sementara itu, seorang wanita bernama Neti tak bisa berhenti menangis kala menceritakan anaknya, Hariyanto alias Bule, yang turut tewas dalam kebakaran tersebut. "Saya tadinya enggak tahu, dia (korban) enggak ada kabarnya, enggak lama tetangga saya bilang di sini rumahnya Hariyanto alias Bule, dia kena (luka) bakar," ungkap Neti dilansir Kompas.com.

Sementara Ramli selaku ayah Hariyanto mengungkapkan bahwa putranya rencana akan bebas tiga bulan lagi. "Dia enggak pernah ngasih tahu (dipenjara) berapa tahun, tapi katanya Desember keluar mau bebas Desember (2021)," tutur Ramli.

Neti dan Ramli masih belum sempat menjenguk Hariyanto selama masa pandemi COVID-19. Hariyanto sendiri meninggalkan dua orang anak yang kini diasuh oleh Ramli dan Neti.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts