Usai Rambut Bondol, Awkarin Akui Sengaja Dobrak Stigma Kecantikan Saat Ditanya Soal Warna Kulit
Instagram/awkarin
Selebriti

Awkarin langsung jawab menohok usai ditanya soal warna kulit. Begini penjelasan Awkarin yang mengaku sengaja tengah mendobrak dua stigma tentang kecantikan ini.

WowKeren - Awkarin menjadi salah satu public figure yang senang memamerkan warna kulit eksotisnya. Tak hanya itu, Karin rupanya juga menjadi salah satu yang ingin mendobrak standar kecantikan yang menyebut jika cantik itu memiliki kulit putih.

Hal ini diketahui dari penjelasan sang selebgram langsung dalam akun media sosial pribadinya. Awalnya Karin terlihat memberikan kesempatan kepada netizen untuk melontarkan beragam pertanyaan.

Salah satu warganet rupanya bertanya mengenai warna kulit Awkarin yang dinilainya lebih gelap. “Emang sengaja hitemin badan ya Rin?” tanya netter itu.

Awkarin lantas memberikan jawaban tegasnya. Denngan santai ia mengaku sengaja mengubah warna kulitnya untuk mendobrak stigma jika cantik itu putih. “Ya dong,” jawab Awkarin.

Pengen ngebreak stigma orang tentang ‘cantik’ itu harus putih. Nggak juga,” tandasnya lagi.


Usai Rambut Bondol. Awkarin Akui Sengaja Dobrak Stigma Kecantikan Saat Ditanya Soal Warna Kulit

Insta Stories/@awkarin

Karin menjelaskan jika aksinya ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya ia juga menggebrak standar kecantikan wanita soal rambut panjang. Aksi ini dilakukannya dengan mengubah gaya rambut menjadi bondol.

Kalo kemarin gue udah berani bondol-in rambut gue demi ngebreak cantik itu harus rambut panjang. Skrg, warna kulit,” jelasnya.

Awkarin lantas menyampaikan sebuah pesan yang bijak dan menohok tentang pandangan masyarakat terkait warna kulit. Menurutnya hal itu tak seharusnya menjadi takaran kecantikan seseorang. Sementara menurut wanita yang dikabarkan kembali menjalin asmara dengan Gangga Kusuma ini, menilai kecantikan seseorang seharusnya berdasarkan rasa bahagia dan nyaman dari pribadi masing-masing.

Apapun warna kulitmu, cantik itu bukan yang kita lihat dengan kasat mata saja. Apalagi sekedar berdasarkan warna kulit doang,” ungkap Awkarin. “Cantik dalam konteks ini adalah perasaan. Apakah kamu nyaman dan bahagia dengan diri kamu sendiri? Kalo jawbaannya iya, berarti kamu sudah ‘cantik’ in your own way."

Terakhir Awkarin pun menegaskan lagi agar tak menilai kecantikan dari kata orang. “Perduli setan orang mau bilang apa. Orang kitanya happy,” tegas Awkarin.

(wk/sept)

You can share this post!

Related Posts